Pengamat Soroti Pelibatan TNI dalam Pelatihan Pengelola Koperasi Merah Putih

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat militer Jaleswari Pramodhawardhani mempertanyakan kebijakan pelibatan TNI dalam melatih 30.000 calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Pengamat militer Jaleswari Pramodhawardhani mempertanyakan kebijakan pelibatan TNI dalam melatih 30.000 calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

 

DN.com – Pengamat militer Jaleswari Pramodhawardhani mempertanyakan kebijakan pelibatan TNI dalam melatih 30.000 calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).

“Pertanyaan besar saya, mengapa TNI masuk ke wilayah-wilayah sipil? Untuk urusan koperasi, mengapa tidak diserahkan kepada masyarakat sipil?” ujar Jaleswari. Dikutip Rabu (24/6/2026).

Menurut Jaleswari, tata kelola koperasi merupakan ranah sipil yang membutuhkan keahlian manajerial khusus. Karena itu, pelatihan bagi calon pengelola koperasi seharusnya diberikan oleh pihak yang memiliki kompetensi di bidang tersebut, bukan oleh institusi militer.

Baca Juga:  Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

“Pengelolaan koperasi membutuhkan pengetahuan dan keahlian tertentu, terutama dalam manajemen. Itu tidak bisa disamakan dengan pelatihan militer,” tegasnya.

Perempuan yang akrab disapa Dhani itu juga mengingatkan potensi dampak sosial jika militer terus masuk ke ruang-ruang sipil.

Ia menilai kondisi tersebut berisiko memicu friksi hingga konflik horizontal di masyarakat.

“Semakin banyak tentara masuk ke ruang publik, potensi konflik dan friksi di lapangan bisa semakin besar,” ungkap Kepala LAB 45 sekaligus mantan Deputi V Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan HAM di Kantor Staf Presiden tersebut.

Baca Juga:  Kabar Terbaru! Koperasi Merah Putih Dapat Suntikan Dana Rp 3 Miliar dari Bank BUMN

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan RI menyebut sebanyak 35.476 peserta akan mengikuti program Latsarmil Komponen Cadangan (Komcad) selama 45 hari.

Jumlah tersebut terdiri dari 30.000 calon pengelola KDKMP dan 5.476 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan pelatihan akan dilaksanakan di 67 satuan pendidikan (Satdik) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Cipata Kondisi Diawal Tahun 2025, Puluhan Botol Miras dari Berbagai Jenis Berhasil Diamankan Polisi

Ia menambahkan, peserta akan menjalani pelatihan kedisiplinan dan bela negara selama 30 hari, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan manajerial selama 15 hari yang disusun bersama kementerian teknis terkait.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru