Kemenag Subang Lepas 17 Kader Ulama, Targetkan Lanjut Pendidikan ke Al-Azhar Kairo Mesir

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 17 kader ulama dari sejumlah pondok pesantren dan Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Subang resmi dilepas.

Sebanyak 17 kader ulama dari sejumlah pondok pesantren dan Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Subang resmi dilepas.

 

DN.com – Sebanyak 17 kader ulama dari sejumlah pondok pesantren dan Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Subang resmi dilepas untuk mengikuti program pembinaan di Pondok Pesantren Peradaban Al-Amin, Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Pelepasan tersebut dilakukan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Dr. H. Badruzaman, S.Ag., M.Pd., dalam apel yang digelar di Kantor Kemenag Kabupaten Subang, Senin (10/8/2026).

Ke-17 peserta akan mengikuti pembinaan selama tiga bulan sebagai bagian dari persiapan sebelum melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Program tersebut menjadi salah satu upaya mempersiapkan generasi muda yang memiliki bekal keilmuan agama sekaligus kemampuan akademik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Polresta Bandung Buru Kasus Alih Fungsi Lahan Kebun Teh di Pangalengan

Dalam kegiatan pelepasan itu, Kepala Kemenag Kabupaten Subang didampingi Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Subang, Ketua Aswaja Institute Pusat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Dr. H. Badruzaman, S.Ag., M.Pd., mengatakan program pembinaan tersebut merupakan bagian penting dalam mempersiapkan kader ulama yang memiliki kompetensi keagamaan dan akademik.

“Kami berharap 17 peserta ini dapat mengikuti pembinaan selama tiga bulan dengan sungguh-sungguh.

Ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan kemampuan, baik dalam ilmu agama maupun akademik, sebagai bekal sebelum melanjutkan pendidikan ke Al-Azhar, Kairo, Mesir,” ujar Badruzaman.

Baca Juga:  Polres Subang Ungkap Kasus Eksploitasi Anak di Tiga Kafe Malam di Pantura

Ia berpesan agar para peserta menjaga kedisiplinan, akhlak, dan nama baik Kabupaten Subang selama mengikuti pembinaan maupun ketika nantinya menempuh pendidikan di luar negeri.

“Jangan hanya mengejar ilmu, tetapi juga harus menjaga akhlak dan karakter. Kami ingin mereka nantinya menjadi kader ulama yang memiliki wawasan luas, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Subang, Ust. Ahmad Sobari Al Fauzi, S.Pd.I., M.M.Pd., mengapresiasi kolaborasi antara Kemenag Kabupaten Subang dan Aswaja Institute dalam memberikan kesempatan kepada para santri untuk mendapatkan pembinaan dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga:  MTs Tanjungsiang dan SMAIT Budjemak Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Cikadu

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Ini adalah bentuk sinergi yang baik dalam memberikan ruang dan kesempatan kepada para santri untuk berkembang.

Mereka bukan hanya dipersiapkan secara akademik, tetapi juga sebagai kader ulama yang nantinya diharapkan mampu berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Sobari.

Menurutnya, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke Al-Azhar merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peserta.

“Kami berharap 17 anak ini dapat menjalani proses pembinaan dengan serius, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Mudah-mudahan mereka berhasil melanjutkan pendidikan ke Al-Azhar dan kelak kembali membawa ilmu serta memberikan manfaat bagi umat dan Kabupaten Subang,” pungkasnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru