Profil Arman Depari: Dari Jenderal Bintang Dua ke Komisaris PT Pelindo Multi Terminal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arman Depari, pensiunan Polri dengan pangkat terakhir Irjen (Jenderal Bintang Dua), kini menjabat sebagai Komisaris PT Pelindo Multi Terminal sejak 2020.

Arman Depari, pensiunan Polri dengan pangkat terakhir Irjen (Jenderal Bintang Dua), kini menjabat sebagai Komisaris PT Pelindo Multi Terminal sejak 2020.

 

DN.com – Arman Depari, pensiunan Polri dengan pangkat terakhir Irjen (Jenderal Bintang Dua), kini menjabat sebagai Komisaris PT Pelindo Multi Terminal sejak 2020.

Pria kelahiran Berastagi, Karo, Sumatra Utara, 1 September 1962 ini mengakhiri karier kepolisian setelah menapaki berbagai posisi strategis. Rabu (

Karier kepolisian Arman dimulai setelah lulus dari Akademi Kepolisian (AKPOL) pada 1985. Ia melanjutkan pendidikan lanjutan di PTIK (1996), SESPIMPOL (2000), dan SESPATI (2009).

Baca Juga:  BPJS Kesehatan Hapus Kelas 1, 2, dan 3 Mulai Agustus 2026, Ini Aturan KRIS dan Iurannya

Selama lebih dari tiga dekade di Polri, ia memegang jabatan penting, antara lain Danton Shabara Dit Samapta Polda Metro Jaya, Kapolres Langkat (2002), Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri (2009), Kapolda Kepulauan Riau (2014), dan Deputi Pemberantasan BNN (2016‑2020).

Setelah pensiun, Arman ditunjuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Komisaris PT Pelindo Multi Terminal terhitung 1 Oktober 2021 dengan masa jabatan hingga 2026.

Baca Juga:  BKN Tegaskan Isu PPPK Dialihkan ke Non-ASN Hoaks, Pegawai Diminta Tak Terprovokasi

Berdasarkan Laporan Tahunan 2024, total remunerasi yang diterimanya mencapai Rp3.210.503.129, meliputi gaji bulanan Rp96.795.000, tunjangan Rp19.359.000, THR Rp96.795.000, asuransi purna jabatan Rp290.385.000, dan tantiem Rp1.429.475.129.

Harta kekayaan Arman, yang dilaporkan saat menjabat sebagai Kapolda Kepulauan Riau pada 2015, tercatat sebesar Rp3.275.500.000 dan US$50.000.

Komposisinya meliputi tanah dan bangunan Rp1.898.000.000, usaha lain Rp30.000.000, harta bergerak Rp322.500.000, surat berharga Rp300.000.000, serta giro dan setara kas Rp525.000.000.

Baca Juga:  Kejati DKI Jakarta Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kementerian PU, Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar

Dengan latar belakang kepolisian yang luas dan pengalaman di bidang keamanan serta pemberantasan narkoba, Arman Depari kini berkontribusi pada sektor BUMN, mengawasi operasional pelabuhan dan terminal sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi logistik nasional.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru