Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI bersama Mabes TNI melakukan peninjauan langsung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Kediten.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI bersama Mabes TNI melakukan peninjauan langsung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Kediten.

 

DN.com – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI bersama Mabes TNI melakukan peninjauan langsung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Kediten, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Peninjauan ini dilakukan menyusul sorotan publik terhadap lokasi pembangunan koperasi yang berada di kawasan perbukitan dan dinilai jauh dari pusat aktivitas masyarakat. Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat dan dipimpin Direktur Pengawasan Bidang Pertahanan dan Keamanan BPKP, Setia Pria Husada, didampingi jajaran Mabes TNI.

Setia menegaskan bahwa kehadiran tim ke lapangan merupakan bagian dari upaya memastikan pengawasan dilakukan secara menyeluruh dan berbasis kondisi nyata.

“Kami hadir langsung ke lapangan karena pengawasan harus melihat fakta secara utuh, tidak hanya berdasarkan foto atau potongan informasi yang beredar,” ujarnya. Mengutip Antara.

Baca Juga:  Mendes PDT Yandri: Koperasi Merah Putih Wajib Setor 20% Keuntungan ke Pemerintah Desa

Dari hasil peninjauan, tim menemukan bahwa lokasi KDKMP merupakan bagian dari perencanaan pengembangan kawasan desa dalam jangka panjang yang telah disusun oleh pemerintah desa.

“Setelah melihat kondisi riil, lokasi ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan desa yang memiliki orientasi jangka panjang dan mempertimbangkan potensi ekonomi yang ada,” tambahnya.

Lebih lanjut, KDKMP tidak dirancang sebagai fasilitas yang berdiri sendiri. Pemerintah desa telah merencanakan kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas baru yang mencakup pelayanan pemerintahan, kegiatan ekonomi, hingga pengembangan sektor pariwisata.

Baca Juga:  Prabowo Bahas Koperasi Desa Merah Putih dan MBG, Pemerintah Targetkan Benahi Kendala dalam Sebulan

Di sekitar lokasi koperasi, direncanakan pembangunan pusat pemerintahan dan administrasi desa yang baru.

Sementara itu, area di seberang KDKMP akan dikembangkan menjadi bumi perkemahan yang diproyeksikan sebagai pintu masuk pendakian menuju Gunung Prau, salah satu destinasi wisata alam yang terus berkembang di Jawa Tengah.

Setia menambahkan, prinsip utama pengawasan adalah memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta didukung perencanaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Karena itu kami melihat langsung keterkaitan lokasi ini dengan arah pengembangan desa ke depan,” katanya.

Selain itu, tim BPKP juga mengidentifikasi potensi ekonomi di kawasan Plantungan yang dapat menjadi basis usaha koperasi, seperti komoditas kopi, jagung, sayuran, serta sektor peternakan yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Baca Juga:  Kabar Duka! Pengacara Alvin Lim Meninggal Dunia, Saat Tengah Berjuang Melawan Penyakit

Sementara itu, Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Shohali menyatakan bahwa penentuan lokasi KDKMP telah melalui proses musyawarah bersama pemerintah desa.

“Lokasi ini dipilih berdasarkan hasil musyawarah dan perencanaan desa. Ke depan kawasan ini akan berkembang menjadi pusat aktivitas baru masyarakat, mulai dari pelayanan pemerintahan, pengembangan ekonomi desa, hingga pariwisata,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan bumi perkemahan serta jalur pendakian Gunung Prau berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui koperasi.

Dengan demikian, KDKMP diharapkan menjadi simpul penghubung antara sektor pemerintahan, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata desa.***

Berita Terkait

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima
Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:44 WIB

KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Berita Terbaru