Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meminta agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki rekening bank sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan nasional.

Presiden Prabowo Subianto meminta agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki rekening bank sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan nasional.

 

DN.com – Presiden Prabowo Subianto meminta agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki rekening bank sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan nasional.‌ Selasa (8/9/2026).

Untuk merealisasikan kebijakan tersebut, pemerintah meminta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyiapkan rekening bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).

“Tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia itu mempunyai rekening koran. Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat,” ujar Airlangga dalam keterangan pers.

Baca Juga:  Prabowo Bahas Koperasi Desa Merah Putih dan MBG, Pemerintah Targetkan Benahi Kendala dalam Sebulan

Dalam pelaksanaannya, BRI dan BSI akan memanfaatkan data kependudukan yang tercatat di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Namun, data tersebut tidak akan langsung digunakan. Data kependudukan terlebih dahulu akan dipadankan dengan sistem yang ada di Bank Indonesia (BI).

Airlangga menjelaskan, proses tersebut dilakukan untuk mencocokkan identitas penduduk dengan data dalam sistem pembayaran sehingga setiap individu dapat dikenali secara konsisten dalam ekosistem pembayaran.

“Pertama, untuk payment system-nya dan yang kedua untuk gateway system-nya,” kata Airlangga.

Dengan kepemilikan rekening yang terintegrasi dengan data kependudukan, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial (bansos) dan berbagai program pemerintah lainnya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan langsung kepada penerima manfaat.

Baca Juga:  Polri Gelar Operasi Lilin 2024, Pastikan Natura Berjalan Aman dan Lancar, Dimulai 21 Desember 2024 Hingga 2 Januari 2025

Rekening tersebut juga nantinya akan terhubung dengan sistem pembayaran berbasis QRIS, sehingga dapat digunakan dalam ekosistem transaksi digital.

Pemerintah berharap kebijakan tersebut turut meningkatkan inklusi sekaligus literasi keuangan masyarakat Indonesia.

“Nah, ini yang disiapkan agar literasi dan juga inklusi keuangan kita bisa mencapai seoptimal mungkin, lebih tinggi dari yang sudah kita capai.

Nah, tentu ke depannya berbagai program nanti akan dikirimkan kepada rekening-rekening yang disiapkan untuk warga negara tersebut,” jelas Airlangga.

Baca Juga:  Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,62 persen, sedangkan tingkat literasi keuangan berada di angka 69,57 persen.

Airlangga mengatakan capaian literasi keuangan tersebut relatif baik dan bahkan berada di atas standar yang digunakan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), yang berada di kisaran 63 persen.

“Angka ini relatif baik. Kalau dibandingkan dengan OECD, standar literasi keuangannya sekitar 63 persen, sedangkan survei kita mencapai 69,57 persen,” ujarnya.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru