Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Poto. Setpres RI

Saat Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Poto. Setpres RI

 

DN.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa kebijakan penghematan anggaran yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dikutip, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diperlukan agar belanja negara dapat difokuskan pada kebutuhan yang lebih prioritas.

Suahasil mengatakan, efisiensi dan penghematan merupakan bagian penting dalam pengelolaan keuangan negara.

Langkah tersebut dilakukan agar anggaran yang tersedia dapat digunakan untuk membiayai berbagai program yang dibutuhkan masyarakat.

“Artinya bahwa kalau kita menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara ini, salah satunya melalui APBN, kita terus melakukan upaya-upaya efisiensi dan penghematan,” ujar Suahasil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam.

Baca Juga:  Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar

“Supaya kita bisa membiayai item-item pengeluaran negara yang memang diperlukan untuk kesejahteraan masyarakat. Maksudnya begitu,” sambungnya.

Kemenkeu Dukung Pengawasan OJK terhadap Pasar Modal
Terkait kondisi pasar modal Indonesia yang menjadi sorotan menyusul persoalan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI), Suahasil menyerahkan penanganan aspek pengawasan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Meski demikian, Kementerian Keuangan menyatakan dukungannya terhadap langkah OJK dalam mengawasi aktivitas perdagangan dan menjaga integritas pasar modal Indonesia.

“Kalau kami di Kementerian Keuangan, kita mendukung pengawasan yang dilakukan oleh OJK, melakukan pengawasan atas perdagangan dan juga integritas dari pasar modal.

Baca Juga:  MKD DPR Panggil Aboe Bakar Terkait Pernyataan Dugaan Keterlibatan Ulama dalam Kasus Narkoba di Madura

Itu yang jadi sangat penting. Kita dukung itu,” kata Suahasil.

Prabowo Buka Kemungkinan Penghematan Lebih Besar
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan untuk kembali menerapkan kebijakan penghematan anggaran dalam skala besar.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menutup pidatonya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

“Saudara-saudara sekalian, kalau perlu, kita adakan penghematan besar-besaran. Kita lebih hemat lagi nanti,” tegas Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tidak akan gentar menghadapi berbagai ancaman maupun tantangan. Ia menyebut Indonesia memiliki kekuatan, keberanian, serta semangat pantang menyerah.

“Kita tidak takut. Kita punya kekuatan, kita punya keberanian, dan kita rela berkorban, dan kita tidak mengenal menyerah,” ujarnya.

Baca Juga:  Skema Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Diubah, Ini Kata Menkeu

Prabowo mengakui bahwa masih banyak persoalan yang harus dihadapi Indonesia, termasuk berbagai tantangan yang dapat memengaruhi upaya pembangunan nasional.

Ia kemudian menyinggung MSCI dan menegaskan bahwa Indonesia tidak akan takut menghadapi pihak mana pun.

“Rakyat kita berharap lebih banyak, kesulitan kita masih banyak, gangguan masih banyak, ya kan. Kita terus dihadang. Ada apa itu, macam-macam lah, MSCI, macam-macam, ya kan.

Dia mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, Bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak akan gentar!” tegas Prabowo.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:44 WIB

KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas

Berita Terbaru