Kritik DPR soal Insentif SPPG Ditutup, BGN Tegaskan Tak Ada Pembayaran Saat Suspend

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengkritik pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengkritik pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

 

DN.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengkritik pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, terkait pemberian insentif Rp6 juta per hari kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah dan ditutup sementara.

Ia menilai pernyataan tersebut tidak logis dan berpotensi melukai rasa keadilan publik. Kamis (30/4/2026).

Menurut Charles, kebijakan tetap menggelontorkan insentif kepada unit yang tidak beroperasi merupakan bentuk penyimpangan moral, terlebih di tengah upaya pemerintah melakukan efisiensi anggaran.

Ia menyoroti adanya kontradiksi antara wacana penghematan dengan praktik penggunaan anggaran yang dinilai tidak tepat sasaran.

Baca Juga:  Polisi Terapkan Oneway Sepenggal untuk Kelancaran Arus Balik Lebaran

Charles juga membandingkan kondisi tersebut dengan nasib guru honorer yang masih menghadapi keterbatasan kesejahteraan, serta sulitnya lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

Ia mempertanyakan kebijakan yang dinilai terlalu longgar terhadap SPPG bermasalah.

Lebih lanjut, legislator dari PDI Perjuangan itu mempertanyakan alasan pemberian insentif kepada pihak yang dinilai lalai hingga menyebabkan insiden keracunan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, jumlah dapur yang ditutup mencapai 3.778 unit, lebih besar dari angka 1.720 yang sebelumnya disampaikan.

Baca Juga:  Operator Telekomunikasi Bantah Istilah Kuota Internet Hangus di Sidang MK

Ia menghitung, apabila seluruh SPPG bermasalah tersebut ditutup selama dua pekan, negara berpotensi menghemat hingga Rp317 miliar.

Oleh karena itu, Komisi IX DPR RI berencana meminta penjelasan resmi dari BGN dalam rapat kerja mendatang terkait penggunaan anggaran tersebut.

Charles juga mengingatkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, bukan menjadi ruang pemborosan anggaran atau kepentingan tertentu.

Klarifikasi BGN

Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi atas polemik yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga:  Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Ia menegaskan bahwa SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya akibat kelalaian tidak akan menerima insentif selama masa penghentian berlangsung.

Menurut Dadan, penghentian operasional dapat disebabkan oleh berbagai pelanggaran, seperti kondisi dapur yang tidak layak, tidak terpenuhinya standar higiene dan sanitasi, hingga penggunaan bahan baku yang tidak memenuhi kualitas.

Ia juga menambahkan, insentif tidak akan diberikan jika ditemukan praktik tidak sehat, seperti monopoli pemasok atau manipulasi harga bahan baku.

Kebijakan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya menjaga akuntabilitas dan kualitas program MBG.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru