Harga BBM Pertamina Turun 21 Agustus 2026, Pertamax Turbo Dipangkas Rp1.000

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina mengalami penurunan mulai Jumat, 21 Agustus 2026.

Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina mengalami penurunan mulai Jumat, 21 Agustus 2026.

 

DN.com – Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina mengalami penurunan mulai Jumat, 21 Agustus 2026.

Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo kini dibanderol lebih murah dibandingkan harga sebelumnya.

Penurunan harga ini menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna kendaraan yang menjadikan BBM nonsubsidi sebagai bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, harga Dexlite dan Pertamina Dex masih tetap. Begitu pula dengan BBM bersubsidi, Pertalite dan Biosolar, yang belum mengalami perubahan harga.

Pertamax Turun Rp300 per Liter

Pertamax menjadi salah satu produk yang mengalami penurunan harga. BBM dengan angka oktan atau RON 92 tersebut sebelumnya dijual seharga Rp16.250 per liter.

Mulai Jumat (21/8/2026), harga Pertamax turun Rp300 menjadi Rp15.950 per liter.

Pertamax Green Kini Rp16.600 per Liter

Baca Juga:  Kabar Baik! Kemenag Targetkan Dana BOP RA dan BOS Madrasah Cair Sebelum Idullfitri 1446H

Penurunan harga juga terjadi pada Pertamax Green. Sebelumnya, BBM tersebut dibanderol Rp17.000 per liter.

Setelah dilakukan penyesuaian, harga Pertamax Green menjadi Rp16.600 per liter atau turun Rp400 per liter.

Pertamax Turbo Turun Rp1.000

Penurunan paling besar secara nominal terjadi pada Pertamax Turbo. Sebelumnya, harga BBM tersebut berada di level Rp19.300 per liter.

Kini, Pertamax Turbo dijual seharga Rp18.300 per liter atau turun Rp1.000 per liter.

Dengan harga baru tersebut, pengguna kendaraan yang membutuhkan bahan bakar berperforma tinggi dapat memperoleh harga yang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Dexlite dan Pertamina Dex Tetap

Di tengah penurunan sejumlah harga BBM nonsubsidi, dua produk diesel Pertamina belum mengalami perubahan.

Harga Dexlite masih bertahan di Rp19.700 per liter. Sementara Pertamina Dex tetap dijual seharga Rp21.150 per liter.

Baca Juga:  Pemerintah Pangkas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis, Antisipasi Defisit Akibat Lonjakan Harga Minyak

Dengan demikian, penyesuaian harga BBM nonsubsidi Pertamina pada Jumat (21/8/2026) menunjukkan adanya perbedaan pada masing-masing produk.

Harga Pertalite dan Biosolar Tetap

Untuk BBM bersubsidi, tidak terdapat perubahan harga pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Harga Pertalite masih Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

Kedua jenis BBM tersebut menjadi perhatian masyarakat karena digunakan secara luas untuk kendaraan pribadi maupun aktivitas transportasi dan distribusi.

Faktor yang Memengaruhi Harga BBM

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi pasar energi.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi harga BBM antara lain:

Pergerakan harga rata-rata minyak dunia.

Perubahan nilai tukar rupiah.

Kondisi pasar dan biaya pengadaan energi.

Baca Juga:  Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Daya beli masyarakat.

Ketersediaan dan keamanan pasokan BBM nasional.

Penyesuaian harga diharapkan dapat menjaga ketersediaan energi sekaligus menyesuaikan harga BBM dengan perkembangan kondisi pasar.

Daftar Harga BBM Pertamina 21 Agustus 2026

Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku pada Jumat, 21 Agustus 2026:

– Biosolar subsidi: Rp6.800 per liter

– Pertalite: Rp10.000 per liter

– Pertamax: Rp15.950 per liter

– Pertamax Green: Rp16.600 per liter

– Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter

– Dexlite: Rp19.700 per liter

– Pertamina Dex: Rp21.150 per liter

Penurunan harga Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo menjadi perkembangan terbaru yang perlu diketahui masyarakat, khususnya pengguna BBM nonsubsidi.

Dengan adanya perubahan tersebut, konsumen dapat menyesuaikan kebutuhan pengisian bahan bakar dengan harga terbaru yang berlaku.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima
Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:44 WIB

KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Berita Terbaru