Kaukus Nusantara Desak Pemerintah Segera Sahkan RUU Pembentukan Provinsi ALA dan ABAS

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Kaukus Nusantara bidang pemekaran daerah mendesak Pemerintah Pusat segera mengesahkan RUU pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (ABAS).

Koordinator Kaukus Nusantara bidang pemekaran daerah mendesak Pemerintah Pusat segera mengesahkan RUU pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (ABAS).

 

DN.com – Koordinator Kaukus Nusantara bidang pemekaran daerah mendesak Pemerintah Pusat segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) dan Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS).‍

Desakan tersebut disampaikan Koordinator Kaukus Nusantara, Burhan Alpin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA), sebagaimana dikutip dari Waspada.id.

Menurut Burhan, tuntutan pemekaran kembali mengemuka setelah dirinya mencermati situasi terkini di Aceh yang dinilai dapat mencoreng citra daerah maupun bangsa.

Ia menyoroti kericuhan yang terjadi saat peringatan 21 tahun perdamaian Aceh. Dikutip, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga:  Polisi Gerebek Judi di Kosambi 44 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Menurutnya, momentum yang seharusnya berlangsung khidmat justru diwarnai aksi yang berujung pada keributan.

Putra asli Aceh Tenggara tersebut juga mengecam aksi anarkis yang terjadi di lingkungan tempat ibadah.

Ia menilai insiden tersebut menunjukkan masih adanya persoalan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Aceh.

“Malunya kita di mata nasional dan dunia melihat bagaimana lemahnya bangsa ini dalam menjaga keutuhan NKRI. Wakapolda Aceh diusir dari tempat mulia Masjid Raya Baiturrahman,” ujar Burhan.

Situasi kemudian memicu ketegangan dengan aparat penegak hukum (APH), termasuk adanya aksi penurunan bendera Merah Putih yang kemudian diganti dengan bendera yang dikaitkan dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Baca Juga:  Pemerintah Desa Tempel Kulon Gelar lelang Tanah Titisarah Tahun 2025-2026 Berjalan Tertib

Mengingat insiden tersebut terjadi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.

Burhan meminta pemerintah pusat mengambil langkah tegas dan konkret agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Kami meminta dan mendesak agar Presiden Prabowo berani bersikap tegas,” tegasnya.

Burhan menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menimbulkan kembali gejolak di Aceh.

“Ini sudah sangat memalukan di saat menjelang bangsa ini memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Jika dibiarkan, Aceh akan tetap berteriak merdeka lagi,” tambahnya.

Baca Juga:  Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Polda Jabar: Utamakan Keselamatan Saat Berkendaraan

Sebagai salah satu solusi untuk mencegah konflik dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Burhan kembali menawarkan pemekaran wilayah Aceh menjadi provinsi baru, yakni ALA dan ABAS.

Menurutnya, gagasan tersebut bukan hal baru karena telah diperjuangkan masyarakat di tingkat akar rumput sejak puluhan tahun lalu.

“Kami menawarkan jalan tengah yang sudah puluhan tahun diperjuangkan sejak 1999, yaitu agar Aceh segera dimekarkan demi menjaga agar NKRI tetap utuh. Atau, apakah harus menunggu kami dari ALA dan ABAS untuk ikut-ikutan meminta merdeka?” pungkas Burhan.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Kabar Duka, Jurnalis Rudi Agus Mulyana Berpulang, Polda Jabar Sampaikan Belasungkawa
Polda Jabar Perkuat Sinergitas TNI-Polri pada HUT ke-81 TNI
BNNP Jabar Gelar Syukuran Pelantikan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Harapkan Polri Makin Dekat dengan Masyarakat
HUT ke-81 TNI, Kapolsek dan Camat Cisalak Sambangi Koramil, Sinergitas TNI-Polri Makin Solid
Kapolsek Cisalak Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba, Bullying dan Geng Motor
Terduga Pencuri Perhiasan Emas Diamankan Warga di Cimerak, Polisi Lakukan Pendalaman
Data Center AI Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Tertahan Perizinan, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi
Jumat Curhat di Gardusayang, Kapolsek Cisalak Tampung Aspirasi dan Keluhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kabar Duka, Jurnalis Rudi Agus Mulyana Berpulang, Polda Jabar Sampaikan Belasungkawa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Polda Jabar Perkuat Sinergitas TNI-Polri pada HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:32 WIB

BNNP Jabar Gelar Syukuran Pelantikan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Harapkan Polri Makin Dekat dengan Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:32 WIB

HUT ke-81 TNI, Kapolsek dan Camat Cisalak Sambangi Koramil, Sinergitas TNI-Polri Makin Solid

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Kapolsek Cisalak Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba, Bullying dan Geng Motor

Berita Terbaru