Dedi Mulyadi Minta Polisi Telusuri Aman Yani, Dana Pensiun BJB Diduga Dicairkan Pihak Lain

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

 

DN.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta aparat kepolisian segera menelusuri keberadaan Aman Yani. Dikutip Rabu (13/5/2026).

Permintaan ini muncul setelah adanya informasi bahwa dana pensiun dari Bank BJB atas  nama Aman Yani disebut masih terus mengalir hingga saat ini.

Nama Aman Yani kembali menjadi sorotan setelah disebut oleh dua terdakwa, Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan, sebagai pelaku utama dalam kasus pembunuhan Budi dan keluarganya.

Baca Juga:  Gubernur Dedi Mulyadi Diminta untuk Mencabut Surat Edaran Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu Dinilai Cacat Hukum

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Aman Yani telah hilang tanpa kabar sejak tahun 2016 dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Dedi mengungkapkan bahwa Aman Yani tercatat menerima dana pensiun dari BJB sekitar Rp3,2 juta per bulan.

Selain itu, terdapat pencairan dana awal sebesar 20 persen atau sekitar Rp114 juta yang disebut telah dipindahkan ke rekening Bank Rakyat Indonesia.

Baca Juga:  Polda Jabar Ungkap Kasus Perjudian Online, 5 Tersangka Amankan Setelah Lakukan WhatsApp Blast

“Ada keterangan dari dua saksi yang menemui saya, bahwa uang tersebut diduga tidak dicairkan oleh Aman Yani, melainkan oleh pihak lain dengan cara mengubah identitas pemilik rekening,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, setelah pencairan awal, sempat terjadi beberapa transaksi lanjutan.

Namun, aktivitas tersebut kemudian terhenti karena kartu ATM yang digunakan diduga telah kedaluwarsa.

Baca Juga:  Pengamanan Ketat di Gedung DPRD Sumedang Antisipasi Gangguan Keamanan Pasca-Unjuk Rasa

“Masih ada sisa dana di rekening, tetapi tidak bisa dicairkan lagi karena ATM-nya sudah kedaluwarsa,” kata Dedi.

Atas temuan ini, Dedi mendorong kepolisian untuk segera melakukan penelusuran menyeluruh, baik terkait keberadaan Aman Yani maupun dugaan penyalahgunaan dana pensiun tersebut.***

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru