Aliansi Merah Putih Usul Dana Efisiensi MBG Rp39 Triliun Dialihkan untuk Angkat PPPK Paruh Waktu

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum Aliansi Merah Putih minta dana efisiensi MBG dipakai untuk biayai PPPK penuh waktu.

Ketum Aliansi Merah Putih minta dana efisiensi MBG dipakai untuk biayai PPPK penuh waktu.

 

DN.com – Ketua Umum Aliansi Merah Putih, Fadlun Abdillah, mengusulkan agar pemerintah mengalihkan dana efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp39 triliun untuk meningkatkan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu. Dikutip Jum’at (31/7/2026).

Menurut Fadlun, anggaran hasil efisiensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membiayai gaji PPPK yang hingga kini masih berstatus paruh waktu.

Baca Juga:  KPK Bantah Ada Penyidik Minta Rp10 Miliar, Minta Yora Lovita Lapor 

“Daripada dana MBG dikorupsi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, lebih baik dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan PPPK dan PPPK paruh waktu,” ujar Fadlun kepada JPNN, Kamis (30/7/2026).

Ia menilai nasib PPPK paruh waktu saat ini berada dalam kondisi yang tidak pasti. Status paruh waktu.

Menurutnya, membuat mereka seolah belum memperoleh pengakuan yang setara sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Selain itu, Fadlun menyebut PPPK paruh waktu berpotensi menjadi kelompok pertama yang terdampak apabila pemerintah daerah mengalami kesulitan keuangan dan tidak mampu membayar gaji pegawai.

Baca Juga:  KPRP Serahkan Rekomendasi Reformasi ke Presiden, Tolak Pembentukan Kementerian Keamanan

“Jangan hanya memanfaatkan tenaga PPPK paruh waktu. Berikan mereka kepastian status sebagai ASN penuh atau PPPK penuh waktu,” tegasnya.

Fadlun juga menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk memberikan kepastian karier bagi PPPK paruh waktu.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan menjadi perhatian besar bagi para ASN. Ia bahkan mengingatkan bahwa citra Presiden Prabowo Subianto di kalangan ASN.

Baca Juga:  Seskab Teddy Indra Wijaya Ikuti Pendidikan Seskoad, Ini Alasannya 

Khususnya PPPK dan PPPK paruh waktu, berpotensi memburuk apabila dalam pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2026 tidak ada kebijakan yang berpihak kepada mereka.

Meski demikian, usulan pengalihan dana efisiensi MBG tersebut merupakan pandangan dari Aliansi Merah Putih dan belum menjadi kebijakan resmi pemerintah.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

BGN Hormati Putusan MK, Sudaryono: Siap Jalankan Program MBG dengan Skema Anggaran Baru
MK Tegaskan Anggaran MBG Tak Boleh Kurangi Porsi Pendidikan 20 Persen, Pemisahan Wajib Mulai APBN 2028
Nama Burhanuddin Abdullah Mencuat Jadi Kandidat Gubernur BI, DPR Tunggu Usulan Prabowo
Geledah Rumah Eks Wakil Kepala BGN Tengah Malam, Kejagung: Bagian dari Strategi Penyidikan
Menag Minta MBG Jangkau Lebih Banyak Santri, Libatkan Pesantren dalam Rantai Pasok
Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dituntut 5 Tahun Penjara, Jaksa KPK Ungkap Kerugian Negara Rp271 Miliar
Bansos PKH dan BPNT Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Uji Coba Dimulai di 900 Lokasi
Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi MBG Sebabkan Pemborosan Rp10,5 Triliun, Minta Praperadilan Lodewyk Ditolak

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:38 WIB

BGN Hormati Putusan MK, Sudaryono: Siap Jalankan Program MBG dengan Skema Anggaran Baru

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:28 WIB

MK Tegaskan Anggaran MBG Tak Boleh Kurangi Porsi Pendidikan 20 Persen, Pemisahan Wajib Mulai APBN 2028

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:28 WIB

Aliansi Merah Putih Usul Dana Efisiensi MBG Rp39 Triliun Dialihkan untuk Angkat PPPK Paruh Waktu

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:03 WIB

Nama Burhanuddin Abdullah Mencuat Jadi Kandidat Gubernur BI, DPR Tunggu Usulan Prabowo

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Geledah Rumah Eks Wakil Kepala BGN Tengah Malam, Kejagung: Bagian dari Strategi Penyidikan

Berita Terbaru