Siswi PKL di Babat Lamongan Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Masyarakat Cari Arina Nurul Aini

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang remaja putri bernama Arina Nurul Aini (17) dilaporkan hilang sejak Sabtu pagi, 4 Juli 2026. Siswi yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di salah satu pabrik di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Seorang remaja putri bernama Arina Nurul Aini (17) dilaporkan hilang sejak Sabtu pagi, 4 Juli 2026. Siswi yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di salah satu pabrik di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

DN.com Lamongan – Seorang remaja putri bernama Arina Nurul Aini (17) dilaporkan hilang sejak Sabtu pagi, 4 Juli 2026.

Siswi yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di salah satu pabrik di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan itu terakhir kali terlihat meninggalkan tempat kosnya dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Keluarga mengaku sangat khawatir karena sejak meninggalkan kos, Arina tidak pernah kembali, baik ke tempat tinggalnya maupun ke rumah orang tuanya.

Baca Juga:  Dorong Percepatan Pembangunan Smartpolitan Subang, Bupati Reylandy Temui Menteri PU

Berbagai upaya pencarian telah dilakukan, namun hingga berita ini diterbitkan belum membuahkan hasil. Selasa (7/7/2026).

Berdasarkan keterangan keluarga, saat pergi Arina tidak membawa kartu identitas. Ia hanya membawa telepon seluler, namun kini nomor telepon tersebut sudah tidak aktif sehingga tidak dapat dihubungi.

Sebelum menghilang, Arina sempat meminta bantuan seorang temannya untuk menyampaikan izin tidak masuk kerja di lokasi PKL pada hari itu. Namun, ia tidak memberi tahu tujuan kepergiannya maupun alasan tidak masuk kerja.

Baca Juga:  Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Kondisi tersebut membuat keluarga semakin cemas dan berharap masyarakat dapat membantu memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui keberadaan Arina.

Bagi masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan Arina Nurul Aini, dimohon segera menghubungi pihak keluarga melalui nomor berikut:
Linda: 0821-5130-5714

Keluarga juga mengajak masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi ini melalui media sosial maupun grup percakapan agar jangkauan pencarian semakin luas.

Baca Juga:  Polda Jabar Melakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu dan Tembakau Sintetis

“Setiap petunjuk sekecil apa pun sangat berarti bagi kami. Kami berharap Arina dapat segera ditemukan dan kembali ke pelukan keluarga dalam keadaan selamat,” ujar salah satu perwakilan keluarga.***

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Red Lamongan

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru