Menag Nasaruddin Umar Mengajak Pemerintah Daerah Perhatikan Pembangunan Bidang Agama

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan kerja Menag di Sulawesi Tengah diawali dengan silaturahmi bersama Masyayikh Pengurus Besar Alkhairaat sekaligus pelantikan pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM)

Kunjungan kerja Menag di Sulawesi Tengah diawali dengan silaturahmi bersama Masyayikh Pengurus Besar Alkhairaat sekaligus pelantikan pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM)

 

Deltanusantara.com – Kunjungan kerja Menag di Sulawesi Tengah diawali dengan silaturahmi bersama Masyayikh Pengurus Besar Alkhairaat sekaligus pelantikan pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulawesi Tengah serta sejumlah agenda lainnya.

Pada kesempatan tersebut. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pembangunan bidang keagamaan, termasuk penguatan madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan.

Menurutnya, keterbatasan anggaran Kementerian Agama tidak boleh menjadi penghalang dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan layanan keagamaan di daerah.

“Dari segi fasilitas dan sumber daya manusia, madrasah masih tertinggal dibanding sekolah umum negeri. Karena itu, perlu dukungan nyata dari pemerintah daerah,” ujar Menag.

Baca Juga:  Tito Evaluasi 26 Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Menag menilai, kolaborasi antara Kemenag dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan pendidikan agama, kerukunan umat, serta pemberdayaan rumah ibadah dapat berjalan berkelanjutan.

“Kementerian Agama tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh sinergi dengan pemerintah daerah agar setiap program berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya. Senin (3/11/2025).

Menag juga mengapresiasi sejumlah kepala daerah di Sulawesi Tengah yang telah menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan keagamaan.

Di antaranya, Bupati Banggai Amirudin Tamoreka yang menghibahkan dana lebih dari Rp3 miliar untuk pembangunan Gedung Kantor Kemenag Banggai di atas tanah hibah milik Pemerintah Daerah.

Baca Juga:  Menag Usulkan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Pemerataan Pendidikan Keagamaan

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido juga meluncurkan Program Berani Berkah.

Ini salah satu dari sembilan program unggulan daerah yang menekankan penguatan spiritualitas dan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan.

“Selain program Berani Berkah, ada juga Sulteng Berjamaah, Sulteng Mengaji, dan Majelis Subuh Berkah yang rutin digelar setiap Sabtu Subuh di Masjid Mujahidin Kantor Gubernur,” ujar Plt. Kakanwil Kemenag Sulteng H. Muchlis.

Dalam kesempatan yang sama, Menag juga menegaskan pentingnya peran imam, tokoh agama, dan ASN Kemenag sebagai penggerak nilai-nilai keagamaan di masyarakat.

Baca Juga:  Badan Gizi Nasional Bongkar Modus Korupsi di SPPG, Dana Rp 10 Miliar Terancam Diselewengkan

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada imam dan ASN Kemenag untuk menjadi teladan dalam akhlak, integritas, dan pengabdian,” pesannya.

Menag turut mengapresiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai “pahlawan kerukunan” yang berperan penting menjaga stabilitas sosial.

“Modal bangsa kita yang paling mahal adalah kerukunan. Banyak negara gagal membangun karena tidak aman. Kita patut bersyukur hidup di Indonesia yang damai dan rukun,” tandasnya.

Berdasarkan data Puslitbang Kemenag RI tahun 2023, Indeks Kerukunan Umat Beragama di Sulawesi Tengah mencapai 76,95 persen dan termasuk dalam kategori “Rukun Tinggi”.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru