Menhan Serahkan 50 unit Kendaraan Khusus operasional Maung MV3 Kepada Polri

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deltanusantara.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyerahkan 50 unit kendaraan khusus Maung MV3 kepada Polri.

Kendaraan itu diterima langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Prosesi penyerahan dilakukan di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3/2025).

Pada penyerahan tersebut turut hadir dan disaksikan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jabar.

Maung yang diserahkan merupakan produksi PT Pindad yang terdiri dari jenis Tangguh, Jelajah hingga Komando.

Baca Juga:  Para Menteri dan Pejabat Negara Hadiri Open House Idulfitri di Istana Negara

“Hari ini hari bersejarah untuk pemerintah, untuk industri pertahanan, kemudian TNI dan Polri,” kata Sjafrie.

Dikatakan bersejarah, jelas Sjafrie, karena pemerintah menyerahkan produk industri pertahanan dalam negeri untuk operasional Polri.

“Karena hari ini pemerintah secara resmi menyerahkan produk nasional industri pertahanan yang dikelola oleh PT Pindad untuk digunakan oleh TNI dan Polri di dalam menjalankan tugas operasionalnya,” imbuhnya.

Maung MV3 diklaim memiliki beberapa keunggulan utama, di antaranya ketangguhan mobilitas tinggi di berbagai medan, termasuk kondisi extreme off road.

Baca Juga:  Kredit Usaha Rakyat Tidak Masuk Kriteria Program Penghapusan Tagih UMKM, Ini Alasannya

Kendaraan tersebut juga dapat dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7,62 milimeter. Fungsinya untuk mendukung operasi tempur.

Selain itu, Maung juga memiliki desain modular yang memungkinkan konfigurasi lebih fleksibel sesuai kebutuhan operasional militer maupun nonmiliter.

Kendaraan ini menggunakan mesin turbo diesel 2200 cc.

Dengan spesifikasi yang ada Maung produksi anak bangsa itu mampu melaju pada kecepatan aman 100 km per jam dan memiliki jarak tempuh hingga 500 km.

Baca Juga:  Cara Mendaftar Bantuan UMKM, Berikut Syarat dan Ketentuan yang Harus dilengkapi

“Jadi singkatnya bahwa pemerintah konsisten untuk memberikan dukungan operasional kepada para pengawal kedaulatan NKRI.

TNI dan Polri dan ini akan digunakan secara terus menerus di seluruh pelosok, dan di seluruh tingkat,” jelas Sjafrie.

Ini adalah satu kebanggaan nasional kita yang mulai kita bangkitkan agar supaya kita tampil sebagai negara yang bermartabat, dan kita ingin setara dengan negara lain,” pungkasnya.***

Yuk! Baca artikel Deltanusantara.com lainn

ya di Google News

Editor : Gerry

Sumber Berita : Moh Asep

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru