Para Menteri dan Pejabat Negara Hadiri Open House Idulfitri di Istana Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat negara turut meramaikan acara gelar griya atau open house Idulfitri 1447 Hijriah di Istana Kepresidenan Jakarta.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat negara turut meramaikan acara gelar griya atau open house Idulfitri 1447 Hijriah di Istana Kepresidenan Jakarta.

 

DN.com – Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat negara turut meramaikan acara gelar griya atau open house Idulfitri 1447 Hijriah di Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Mereka ikut mengantre untuk halalbihalal bersama Presiden Prabowo Subianto meskipun tidak diwajibkan untuk menghadiri.

Berdasarkan pantauan dari Youtube Sekretariat Presiden, para menteri serta pejabat negara tampak mengantre di Istana Merdeka untuk bersalaman dengan Prabowo.

Sesi para pejabat dimulai setelah Prabowo menyapa masyarakat yang hadir dalam open house.

Di antara mereka yang tampak hadir adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala BRIN Arif Satria, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan Ketua DPD RI Sultan Najamuddin.

Baca Juga:  Khusus Keluarga Prasejahtera, Program Pegawai PLN, Ada Sambungan Listrik Gratis Untuk Rakyat Tahun 2025

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sejak beberapa hari sebelumnya telah mengarahkan agar kegiatan tersebut tidak mewajibkan kehadiran pejabat negara. Prabowo ingin open house difokuskan untuk masyarakat.

“Beliau sejak beberapa hari yang lalu menyampaikan bahwa tidak wajib dihadiri oleh para pejabat, baik kementerian maupun lembaga.

Karena beliau tidak ingin merepotkan barangkali ada agenda-agenda atau acara-acara keluarga.

Baca Juga:  Dugaan Keterlibatan ASN Kemenag Jaringan NII, Itjen Turunkan Tim Investigasi

Jadi, sore hari ini memang khusus untuk masyarakat umum,” jelas Prasetyo.

Adapun jumlah masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai 5 ribu orang. Pemerintah tidak melakukan pembatasan ketat dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk hadir secara sukarela.

“Memang kita tidak membatasi atau tidak mengorganisir sebagaimana acara biasanya.

Misalnya seperti acara 17 Agustus, kita berikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin hadir, sukarela, dipersilahkan sepanjang masih memungkinkan,” ujarnya, pada Sabtu (21/3/2026).

Baca Juga:  Roy Suryo dan 7 Orang Lainnya Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Prasetyo menegaskan bahwa penyelenggaraan gelar griya ini merupakan bagian dari tradisi tahunan, namun dengan penekanan pada kesederhanaan dan empati terhadap kondisi masyarakat.

“Kita dihimbau untuk mengurangi kegiatan open house dan halalbihalal karena masih banyak saudara kita yang mengalami kesulitan.

Oleh karena itulah, Bapak Presiden memilih untuk memprioritaskan kepada masyarakat umum,” pungkas Prasetyo.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima
Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara
27.099 Manajer Kopdes Merah Putih Teken Surat Penawaran, 1.051 Dilaporkan Mundur
Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Irjen Hengki Resmi Gantikan Pipit Rismanto di Jabar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara

Berita Terbaru