Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPATK mengindikasikan ada lebih dari 1.900 pegawai di lingkungan Kementerian Sosial yang terindikasi main judi online.

PPATK mengindikasikan ada lebih dari 1.900 pegawai di lingkungan Kementerian Sosial yang terindikasi main judi online.

 

DN.com – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap sekitar 1.900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi terlibat judi online (judol) berdasarkan penelusuran terbaru Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Selasa (8/9/2026).

Gus Ipul mengatakan, sebagian pegawai yang terindikasi tersebut bahkan diduga menggunakan uang kantor untuk aktivitas judi online. Temuan itu kini tengah didalami oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemensos.

“Kami sedang telusuri informasi dari PPATK yang mengindikasikan ada lebih dari 1.900 pegawai di lingkungan Kementerian Sosial yang terindikasi main judi online.

Baca Juga:  Polri Pastikan Usut Tuntas Kasus Judi Online yang Libatkan Pegawai di Kementerian Komunikasi dan Digital

Bahkan, sebagian sudah kita temukan menggunakan uang kantor. Ini sungguh-sungguh sangat memprihatinkan,” kata Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, pada Senin (7/9/2026).

Menurut Gus Ipul, nilai transaksi judi online para pegawai tersebut bervariasi. Ada transaksi dengan nominal relatif kecil, namun terdapat pula transaksi dengan nilai yang mencapai miliaran rupiah.

“Kalau saya tidak salah, ada sampai di atas Rp2 miliar. Tapi kalau rata-ratanya sekitar Rp4 juta lebih,” ujarnya.

Baca Juga:  Bambang Harymurti: Jangan Sampai RUU Perampasan Aset Jadi Legalitas Pencurian

Gus Ipul menegaskan, data tersebut masih dalam proses pendalaman oleh Irjen Kemensos.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui keterlibatan masing-masing pegawai serta memastikan fakta di balik transaksi yang teridentifikasi.

Ia juga menyebut terdapat transaksi yang diduga dilakukan atau dimanfaatkan oleh anggota keluarga pegawai.

Karena itu, Gus Ipul meminta jajaran pimpinan di setiap unit kerja meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap pegawai.

“Ada juga yang dimanfaatkan oleh keluarganya, tetapi itu terekam dengan baik. Karena itu saya meminta para pimpinan unit melakukan pengawasan dan pembinaan,” katanya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong LPM Jadi Motor Pembangunan Desa dan Penggerak Ekonomi Warga

Gus Ipul mengingatkan seluruh pegawai Kemensos agar menjaga kepercayaan yang diberikan negara dan tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar ketentuan.

Ia memastikan, apabila dalam proses pendalaman ditemukan adanya pelanggaran, Kemensos akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Sudah diberi kesempatan oleh negara, diberikan kesempatan menjadi ASN, tapi terlibat satu kegiatan yang tidak semestinya.

Jika nanti ditemukan pelanggaran, tentu akan diambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Gus Ipul.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada
Zulhas Evaluasi Program Prioritas Prabowo, Pelaksanaan MBG dan Kopdes Masih Hadapi Tantangan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru