DN.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Selasa (1/9/2026).
Evaluasi tersebut mencakup program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga penguatan Koperasi Desa (Kopdes).
Zulhas mengakui, pelaksanaan sejumlah program tersebut di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi teknis maupun operasional.
Karena itu, pemerintah mendorong adanya pembenahan agar program strategis tersebut dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Menurut Zulhas, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, kelancaran distribusi, serta pengawasan terhadap kualitas dan keamanan pangan.
Selain itu, rantai pasok juga perlu diperkuat agar kebutuhan bahan baku dapat dipenuhi secara efektif.
Pemerintah juga mendorong keterlibatan Koperasi Desa dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dalam mendukung rantai pasok MBG.
Dengan demikian, bahan pangan seperti hasil pertanian dan peternakan dapat lebih banyak diserap langsung dari para pelaku usaha di desa.
Sementara terkait Kopdes, Zulhas menekankan pentingnya penataan kelembagaan, perbaikan manajemen, serta transparansi dalam pengelolaannya.
Kopdes diharapkan tidak hanya berperan sebagai penyalur bantuan, tetapi berkembang menjadi lembaga ekonomi yang mandiri dan profesional.
“Kita melakukan evaluasi agar berbagai persoalan teknis di lapangan dapat segera diatasi. Tujuan utamanya adalah membangun sistem pangan yang tangguh sekaligus memperkuat koperasi sebagai salah satu penopang ekonomi desa,” ujar Zulhas.
Pemerintah selanjutnya akan memperkuat koordinasi dengan kementerian teknis dan pemerintah daerah, termasuk dinas yang membidangi koperasi, untuk memberikan pendampingan dan memastikan program-program tersebut berjalan sesuai target pembangunan nasional.***
Penulis : Redaksi