PSI Tegas Tolak Budi Arie Jadi Kader:  Tempatnya Bukan di PSI

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.

 

DN.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan tidak akan menerima Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, apabila mendaftarkan diri sebagai kader partai.

Ketua DPP PSI Dedek Prayudi mengatakan, PSI menerapkan proses seleksi yang ketat dalam menerima anggota baru, terutama dengan mempertimbangkan rekam jejak serta kesesuaian visi dan nilai politik.

“Keanggotaan partai bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut kesesuaian nilai dan rekam jejak.

Baca Juga:  Anggaran PU Dipangkas 80%, Kebijakan Efisiensi Dinilai Ancam Proyek Infrastruktur Nasional

Mempertimbangkan dua hal tersebut, pasti tempat Budi Arie bukan di PSI,” ujar Dedek dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Menurut Dedek, salah satu persoalan yang menjadi perhatian PSI adalah pandangan Budi Arie terkait stabilitas pemerintahan.

PSI menilai wacana pergantian pemerintahan di tengah masa jabatan yang pernah disampaikan Budi Arie bertentangan dengan prinsip partai.

Baca Juga:  Silaturahmi Eggi dan Damai ke Jokowi: Jalan Pulang dari Politik Tuduhan Ijazah Palsu

“Presiden yang telah dipilih melalui proses demokratis harus diberikan kesempatan hingga akhir masa jabatan.

Pernyataan Budi Arie soal kemungkinan pergantian pemerintahan di tengah jalan adalah buah pikiran orang kurang kerjaan dan tidak sesuai pendirian dasar PSI.

Kalau ada perbedaan dalam hal mendasar, ya gak usah gabung,” kata Dedek.

Dedek menegaskan, penolakan terhadap Budi Arie bukan hanya keputusan pengurus di tingkat pusat.

Baca Juga:  Atasi Kemacetan Puncak Arus Balik, Polres Garut Terapkan One Way di Jalur Limbangan

Menurutnya, PSI telah melakukan pengecekan terhadap jajaran pengurus di daerah hingga tingkat cabang.

Hasilnya, kata Dedek, seluruh pengurus yang dimintai pendapat sepakat menolak apabila Budi Arie bergabung dengan PSI.

“Para pengurus tidak ingin PSI menjadi tempat persinggahan petualang politik yang mengincar panggung kekuasaan secara oportunistik,” tegas Dedek.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima
Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara
27.099 Manajer Kopdes Merah Putih Teken Surat Penawaran, 1.051 Dilaporkan Mundur
Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Irjen Hengki Resmi Gantikan Pipit Rismanto di Jabar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara

Berita Terbaru