DN.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membenarkan adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait potensi kerugian keuangan daerah dalam penyelenggaraan Car Free Day (CFD) di Buahbatu dan Dago serta program Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken).
Temuan tersebut membuat Pemerintah Kota Bandung menghentikan sementara pelaksanaan CFD dan Braga Beken. Dikutip, Kamis (27/8/2026).
Farhan mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian mendalam untuk memastikan seluruh pelaksanaan program sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Betul. Saya memang sedang melakukan kajian yang sangat dalam. Teman-teman juga meminta agar CFD tetap dilaksanakan.
Tapi karena ada temuan dari BPK, semuanya menjadi ragu dan takut. Maka saya akan melihat dulu bagaimana sebetulnya argumen yang ada di balik temuan tersebut,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (26/8).
Farhan menjelaskan, salah satu hal yang tengah dikaji adalah temuan dugaan penyalahgunaan anggaran sekitar Rp2,7 miliar untuk belanja jasa ketenteraman dalam kegiatan CFD dan Braga Beken.
Permasalahan tersebut diduga berkaitan dengan pembayaran anggaran kepada personel non-ASN.
“Bagaimanapun saya mengikuti temuan BPK ini. Artinya, saya harus memastikan terlebih dahulu bahwa seluruh pelaksanaan kebijakan ini mematuhi aturan yang ada.
Kalau aturannya sudah beres semuanya, insyaallah kedua program itu akan dibuka lagi,” ujarnya.
CFD dan Braga Beken Dinilai Beri Dampak Positif
Meski dihentikan sementara, Farhan menilai CFD dan Braga Beken memiliki manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat Kota Bandung.
Kedua kegiatan tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata.
Menurut Farhan, CFD di kawasan Buahbatu dan Dago memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi sekaligus menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan warga dan pelaku UMKM.
Sementara Braga Beken memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati kawasan Jalan Braga tanpa kendaraan bermotor pada akhir pekan.
“CFD, baik di Buahbatu maupun Dago, memberikan ruang kepada masyarakat untuk berinteraksi, mendapatkan ruang publik baru, dan UMKM juga bisa berjualan.
Sedangkan Braga Bebas Kendaraan memberikan ruang kepada warga untuk menikmati Jalan Braga pada Sabtu dan Minggu,” tandas Farhan.
Pemkot Bandung memastikan kajian terhadap temuan BPK akan dilakukan terlebih dahulu sebelum kedua program tersebut kembali digelar.***
Penulis : Gr