DN.com – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto pernah menyampaikan bahwa dirinya mendapat “wangsit” untuk membentuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia.
Pernyataan tersebut, kata Ferry, disampaikan Presiden saat rapat kabinet terbatas pada Maret 2025. Dikutip Minggu (2/8/2026).
“Tidak lama kemudian, pada Maret 2025, kami dipanggil dalam satu rapat kabinet terbatas,” ujar Ferry dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang disiarkan melalui kanal YouTube KEMENDESPDT.
Dalam rapat itu, Presiden Prabowo menjelaskan gagasannya mengenai pembentukan Kopdes Merah Putih.
“Beliau menyampaikan bahwa saya mendapatkan wangsit bahwa saya ingin mendirikan koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia,” kata Ferry mengutip pernyataan Presiden.
Meski demikian, Ferry menegaskan bahwa “wangsit” yang dimaksud Presiden bukan sekadar ilham, melainkan memiliki landasan akademis.
Menurutnya, gagasan tersebut merujuk pada dokumen Pola Pembangunan Semesta Berencana periode 1947–1959 yang disusun oleh Dewan Perancang Nasional (Depnas).
Ferry menjelaskan, konsep koperasi desa telah lama tercantum dalam dokumen tersebut sebagai bagian dari strategi pembangunan yang berorientasi pada penguatan ekonomi perdesaan.
Ia menambahkan, gagasan tersebut kemudian diwujudkan pemerintah melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang kini dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia.***
Penulis : Redaksi