Zulhas Bantah Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulhas jelaskan rincian anggaran Kopdes Merah Putih, bantah isu kipas angin Rp1,8 Triliun.

Zulhas jelaskan rincian anggaran Kopdes Merah Putih, bantah isu kipas angin Rp1,8 Triliun.

 

DN.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, membantah kabar yang beredar di media sosial mengenai adanya pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp1,8 triliun dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menegaskan informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, pemerintah tidak pernah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,8 triliun khusus untuk pengadaan kipas angin dalam program Kopdes Merah Putih.

Baca Juga:  KPK Bongkar Kasus Suap Restitusi Pajak Sawit, 3 Orang Tersangka Ditahan

“Sudah berkali-kali dijelaskan, tidak ada anggaran Rp1,8 triliun untuk kipas angin,” ujar Zulhas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Selasa (28/7/2026).

Zulhas kemudian menjelaskan struktur anggaran pembangunan Kopdes Merah Putih.

Berdasarkan perhitungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), biaya pembangunan satu gedung koperasi seluas sekitar 600 meter persegi diperkirakan mencapai Rp2,4 miliar.

Namun, dengan melibatkan TNI dalam proses pembangunan, biaya tersebut dapat ditekan menjadi rata-rata sekitar Rp1,6 miliar per unit.

Baca Juga:  Pemerintah Menetapkan 17 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama di Tahun 2026

“Menurut perhitungan PU, biaya pembangunan sekitar Rp4 juta per meter persegi. Jadi untuk bangunan seluas 600 meter persegi mencapai Rp2,4 miliar.

Dengan dukungan TNI, biayanya bisa ditekan menjadi rata-rata Rp1,6 miliar,” jelasnya.

Selain pembangunan gedung, pemerintah juga mengalokasikan sekitar Rp1,1 miliar untuk pengadaan kendaraan operasional koperasi. Dengan demikian, total kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp2,7 miliar.

Adapun sisa anggaran sekitar Rp300 juta akan digunakan untuk melengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti klinik, rak penyimpanan, serta kebutuhan operasional lainnya.

Baca Juga:  Zulhas Evaluasi Program Prioritas Prabowo, Pelaksanaan MBG dan Kopdes Masih Hadapi Tantangan

Menurut Zulhas, rincian pengadaan fasilitas tersebut masih dalam proses verifikasi dan validasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sisa Rp300 juta itu untuk klinik, rak, dan berbagai kebutuhan lainnya. Semua masih diverifikasi dan divalidasi oleh BPKP serta BPK.

Insyaallah semuanya dilakukan secara transparan dan terbuka,” pungkasnya.***

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima
Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara
27.099 Manajer Kopdes Merah Putih Teken Surat Penawaran, 1.051 Dilaporkan Mundur
Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Irjen Hengki Resmi Gantikan Pipit Rismanto di Jabar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara

Berita Terbaru