Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya dijadwalkan bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono pada pekan depan untuk membahas efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menkeu Purbaya dijadwalkan bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono pada pekan depan untuk membahas efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

DN.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono pada pekan depan untuk membahas efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Purbaya mengatakan, pertemuan yang semula direncanakan berlangsung pekan ini ditunda karena adanya pergantian kepemimpinan di BGN.

“Ketuanya ganti. Kita biarkan konsolidasi dulu. Begitu jadwalnya sudah cocok, kita bertemu. Ini kan masih konsolidasi,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada Kamis (23/7/2026).

Baca Juga:  Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur, Fokus Berobat Penyakit Jantung atas Restu Presiden Prabowo

Terkait rencana BGN menghentikan pemberian MBG kepada siswa dari keluarga mampu atau kelompok desil 8 hingga 10.

Purbaya mengaku belum menerima rincian besaran penghematan yang akan diperoleh.

Namun, ia meyakini kebijakan tersebut akan menghasilkan efisiensi anggaran.

“Saya belum tahu detailnya seperti apa. Saya harus tanya ke Kepala BGN bagaimana prosedurnya.

Yang pasti ada penghematan, bukan pemotongan anggaran. Tinggal nanti bagaimana teknis pelaksanaannya,” katanya.

Baca Juga:  Tak Ada Lagi MBG Saat Libur, BGN Ubah Pola Distribusi

Sementara itu, BGN mengungkapkan pagu sementara anggaran Program MBG tahun 2026 turun menjadi Rp229 triliun dari sebelumnya Rp268 triliun.

Penyesuaian dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola program agar lebih efektif dan efisien.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah apabila ditemukan ruang efisiensi lebih lanjut.

Baca Juga:  BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan

“Anggaran ini masih sementara. Kalau nanti bisa lebih efisien lagi, tentu akan kami lakukan,” ujar Agustina.

Meski demikian, BGN menegaskan bahwa efisiensi bukan tujuan utama.

Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan Program MBG memiliki tata kelola yang lebih baik sehingga penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru