Tak Ada Lagi MBG Saat Libur, BGN Ubah Pola Distribusi

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya.

 

DN.com – Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penyesuaian pola distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Dikutip Sabtu (30/5/2026).

Penyesuaian ini ditegaskan tidak akan mengurangi kualitas layanan maupun nilai pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa perubahan dilakukan dengan mengurangi frekuensi distribusi dari enam hari menjadi lima hari dalam satu minggu. Kebijakan ini disesuaikan dengan hari aktif kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Kami mendukung kebijakan efisiensi anggaran. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengubah pola distribusi MBG dari enam hari menjadi lima hari,” ujar Sony.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan agar distribusi bantuan menjadi lebih efektif, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Ke depan, penyaluran MBG akan difokuskan hanya pada hari ketika peserta didik berada di sekolah. “Konsepnya, MBG diberikan saat siswa mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Jika siswa libur atau berada di luar sekolah, maka tidak ada distribusi MBG,” jelasnya.

Selain itu, BGN juga menghentikan sistem bundling makanan yang sebelumnya diterapkan saat terdapat hari libur di tengah pekan.

Dalam skema lama, makanan untuk hari libur dibagikan lebih awal dalam bentuk paket untuk dibawa pulang oleh siswa.

“Jika sebelumnya ada bundling, misalnya saat Rabu dan Kamis libur, maka makanan untuk hari tersebut dibagikan lebih awal pada hari Selasa. Kini skema tersebut sudah tidak digunakan lagi,” kata Sony. pada Jum’at (29/5).

Sony menegaskan bahwa langkah efisiensi ini tidak berdampak pada pengurangan nilai bantuan maupun kualitas makanan yang diterima siswa.

Penyesuaian hanya dilakukan pada aspek tata kelola dan pola distribusi agar anggaran negara dapat dimanfaatkan lebih optimal.

“Tidak ada pengurangan nilai bantuan. Yang dilakukan adalah penyesuaian distribusi agar lebih efektif dan efisien,” tegasnya.

BGN menilai kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola operasional Program MBG secara nasional, sekaligus memastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Melalui langkah ini, diharapkan distribusi makanan menjadi lebih tepat guna, mengurangi potensi pemborosan, serta menjaga kualitas makanan tetap optimal saat diterima oleh peserta didik.

BGN memastikan seluruh penyesuaian operasional Program MBG tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan layanan gizi, akuntabilitas program, serta optimalisasi manfaat bagi masyarakat.***

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Biro Hukum dan Humas BGN

Berita Terkait

TNI Gagalkan Penyelundupan 25 Kontainer Mineral Radioaktif di Batam, Nilainya Capai Triliunan
Gaji Pencuci Piring MBG Tembus Rp3,5 Juta, Guru Honorer Masih Rp800 Ribu
Pelemahan Rupiah Picu Perdebatan, Pemerintah dan Ekonom Beda Analisis
Golkar Desak Dana MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Mekeng Siap Surati Presiden Prabowo
Bandara Kertajati Berpotensi Jadi Pusat Perawatan Hercules Asia, Tawaran AS Masih Dikaji
Menko Kumham Imipas Yusril Soroti Ancaman Perebutan SDA Global, Sebut Indonesia Bisa Jadi Incaran Negara Besar
Harga Pertalite di NTT Tembus Rp25 Ribu per Liter, Gibran Rakabuming Raka Kaget dan Minta Evaluasi Distribusi
Dirjen SDA Jadi Tersangka, Diduga Terima Suap Rp2 Miliar dan Mobil Mewah

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:37 WIB

TNI Gagalkan Penyelundupan 25 Kontainer Mineral Radioaktif di Batam, Nilainya Capai Triliunan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:10 WIB

Tak Ada Lagi MBG Saat Libur, BGN Ubah Pola Distribusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:44 WIB

Gaji Pencuci Piring MBG Tembus Rp3,5 Juta, Guru Honorer Masih Rp800 Ribu

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:29 WIB

Pelemahan Rupiah Picu Perdebatan, Pemerintah dan Ekonom Beda Analisis

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:30 WIB

Golkar Desak Dana MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Mekeng Siap Surati Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya.

Nasional

Tak Ada Lagi MBG Saat Libur, BGN Ubah Pola Distribusi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:10 WIB