Deltanusantara.com – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali membuka portal pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selasa (4/11/2025).
“Pembukaan portal kembali memberi kesempatan bagi pihak-pihak yang belum sempat mendaftar untuk segera mengajukan diri,” ujar Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam keterangan pers, pada Senin (3/11).
Sony menuturkan, portal pendaftaran sempat ditutup sementara guna keperluan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai usulan calon mitra yang telah masuk.
Baca Juga:
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Kini, proses analisis dan evaluasi terhadap seluruh pengajuan calon mitra tahap sebelumnya telah selesai dilakukan.
“Kami telah menyelesaikan proses analisis dan evaluasi terhadap calon mitra yang sudah mengajukan sebelumnya.
Semua usulan SPPG yang tidak menunjukkan perkembangan sudah kami hapus dari sistem,” jelas Sony.
Ia berharap calon mitra yang mendaftar memiliki komitmen membangun SPPG dan mendukung pelaksanaan program MBG ini.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
“Seleksi mitra dilakukan secara ketat untuk memastikan hanya pihak yang serius dan berkomitmen yang diterima. BGN tidak akan ragu menghapus SPPG yang tidak menunjukkan perkembangan dalam 45 hari,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sony menyarankan bagi calon mitra agar memilih lokasi yang masih memiliki kuota SPPG demi percepatan dan pemerataan pelaksanaan MBG.
“Beberapa wilayah sudah memenuhi kuota SPPG. Karena itu, kami mendorong calon mitra untuk mendaftar di kecamatan yang masih memiliki sisa kuota. Informasi kuota dapat dilihat langsung di portal pendaftaran,” jelasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun BGN sampai Senin, tercatat 14.004 unit SPPG telah tersebar di 38 provinsi.
Baca Juga:
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
Jumlah ini akan terus bertambah seiring meningkatnya jumlah mitra baru yang mendaftar dan membangun SPPG, terutama di kecamatan yang masih kekurangan unit SPPG.***
Penulis : Gr






