Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Subang Usulkan Penambahan Kuota LPG 3 Kg ke Pemerintah Pusat,

Bupati Subang Usulkan Penambahan Kuota LPG 3 Kg ke Pemerintah Pusat,

 

DN.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi terus berupaya mengatasi kelangkaan LPG 3 kilogram (kg) yang terjadi di Kabupaten Subang.

Salah satunya dengan menjalin koordinasi bersama pemerintah pusat dan pihak terkait guna mengajukan penambahan kuota serta stok gas bersubsidi.

Hal tersebut disampaikan Reynaldy usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang di Gedung DPRD Kabupaten Subang, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga:  Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Bupati yang akrab disapa Kang Rey itu menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Subang memiliki keterbatasan kewenangan dalam menentukan kuota LPG 3 kg karena kebijakan tersebut sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

“Kabupaten terkendala kebijakan karena hal itu. Istilahnya heurin lengkah karena kebijakan ada di Pemerintah Pusat,” ujar Kang Rey.

Meski demikian, ia menegaskan Pemkab Subang tetap berperan aktif sebagai penyambung aspirasi masyarakat terkait kelangkaan LPG yang terjadi di sejumlah wilayah.

Baca Juga:  Mendagri Tito Larang Pemda Rumahkan PPPK, Pemerintah Siapkan Rp18,9 Triliun

“Pemerintah Daerah tetap berupaya menjadi penyambung aspirasi dan kami sudah bersurat. Namun, tentu kami juga memiliki batasan kewenangan,” katanya.

Kang Rey menegaskan dirinya tidak ingin memberikan janji yang belum dapat dipastikan realisasinya.

Namun, Pemkab Subang telah mengajukan permohonan resmi kepada kementerian terkait untuk menambah kuota dan memperkuat pasokan LPG 3 kg di wilayah yang mengalami kelangkaan.

Baca Juga:  Polda Jabar Klarifikasi Video Pecah Kaca Kendaraan di Rest Area KM 62B Tol Cikampek 

“Saya tidak mau asal menjawab bisa, padahal penyelesaian kelangkaan elpiji bergantung pada kebijakan kementerian terkait.

Yang jelas, kami sudah berupaya dengan mengirim surat permohonan penambahan kuota dan penebalan stok elpiji di daerah yang mengalami kelangkaan,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru