Usai Pergantian Direksi Bulog, Kini Serapan Beras Menjadi Naik Siginifikan 2000%

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai Pergantian Direksi Bulog, Kini Serapan Beras Menjadi Naik Siginifikan 2000%

Usai Pergantian Direksi Bulog, Kini Serapan Beras Menjadi Naik Siginifikan 2000%

 

Deltanusantara.com – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampikan perkembangan signifikan, usai melakukan pergantian Direksi Bulog.

Pergantian tersebut membuat serapan produksi beras atau pangan di Indonesia meningkat signifikan.

“Kemudian kami sampaikan ada yang menarik dari Bulog. Ini setelah ada pergantian. Selasa 8 April 2025.

Pergantian direksi dan pinwil. Ada 5 pinwil kalau tidak salah, kita ganti. Ini peningkatan serapan itu 2000 persen,” ujar Amran saat Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi bersama Presiden Prabowo, Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

Baca Juga:  Setelah Jadi Tersangka KPK, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor Tak Diketahui Keberadaannya

“Jadi bukan 200- (tapi) 2000 persen. Per jam tadi Pak Wamentan itu 800 ribu ton. Yang dulu hanya 35 ribu ton.

Ini peningkatan spektakuler berkat kerja kerasnya teman-teman, terutama komisaris utamanya Pak Wamentan,” lanjutnya.

Amran melaporkan kepada Presiden Prabowo, bahwa gudang, stok gudang sekarang 2,4 juta ton.

Diperkirakan akhir bulan ini akan mencapai 3 juta ton. Ia menyebut angka ini tertinggi selama dalam 20 tahun.

Bapak Presiden yang kami hormati, gudang, stok gudang sekarang 2,4 juta ton.

Baca Juga:  Wapres Gibran Soroti PR Penting dalam Pelaksanaan Desain Besar Olahraga Nasional Dari Kurikulum hingga Peran Swasta

“Tertinggi selama 10-20 tahun, kalau tidak salah laporan tadi. Tertinggi stok kita di gudang,” ujar Amran.

Februari lalu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Erick Thohir telah melakukan pergantian Direksi Perum BULOG dan menetapkan Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama Perum BULOG.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-30/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025, yang mengakhiri pengabdian Wahyu Suparyono sebagai Direktur Utama dan Iryanto Hutagaol sebagai Direktur Keuangan Perum BULOG.

Baca Juga:  Pemerintah Pangkas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis, Antisipasi Defisit Akibat Lonjakan Harga Minyak

Novi sebelumnya menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI. Ia akan memulai masa baktinya sebagai Direktur Utama bersama dengan Direktur Keuangan Hendra Susanto.

Hendra sebelumnya adalah Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

Selain Direksi, Jajaran Dewan Pengawas Perum BULOG juga mengalami perombakan yang mengakhiri Wicipto Setiadi sebagai Dewan Pengawas.

Wacipto diganti dengan Verdianto Iskandar Bitticaca adalah seorang Purnawirawan Polri yang terakhir mengemban amanat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi.***

 

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru