Lahan Menipis di Cikarang-Karawang, Industri Mulai Bergeser ke Subang–Patimban

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterbatasan lahan di kawasan industri Cikarang dan Karawang mulai mendorong perusahaan mencari lokasi baru. Arah ekspansi kini bergeser ke wilayah Subang dan Patimban, Jawa Barat.

Keterbatasan lahan di kawasan industri Cikarang dan Karawang mulai mendorong perusahaan mencari lokasi baru. Arah ekspansi kini bergeser ke wilayah Subang dan Patimban, Jawa Barat.

DN.com – Keterbatasan lahan di kawasan industri Cikarang dan Karawang mulai mendorong perusahaan mencari lokasi baru. Arah ekspansi kini bergeser ke wilayah Subang dan Patimban, Jawa Barat.

Head of Capital Markets & Industrial Services CBRE Indonesia, Ivana Susilo, mengatakan lahan industri di koridor timur Jakarta tersebut sudah hampir habis. Jum’at (8/5/2026).

Sisa lahan di beberapa kawasan seperti Jababeka, Sinar Mas, dan Wings juga semakin terbatas.

Hingga kuartal I 2026, penyerapan lahan industri tercatat mencapai 86 hektare.

Permintaan didominasi oleh sektor data center, gudang logistik, serta manufaktur yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Baca Juga:  Kemenag Siapkan Pendirian Ditjen Pesantren, Alokasi Anggaran Naik 10 Kali Lipat

Saat ini, tingkat keterisian kawasan industri di Jabodetabek sudah mencapai 90,8%.

Sisa lahan kosong hanya sekitar 1.400 hektare, jumlah yang sebanding dengan suplai lahan baru ke depan.

Kondisi ini ikut mendorong kenaikan harga lahan dan membatasi pengembangan proyek besar di kawasan lama.

Di sisi lain, pembangunan jalan tol dalam beberapa tahun terakhir mulai membuka peluang munculnya kawasan industri baru.

CBRE melihat akses infrastruktur ini akan mendorong pertumbuhan wilayah di luar Cikarang dan Karawang.

Baca Juga:  1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 

Subang dan Patimban menjadi dua kawasan yang diprediksi akan berkembang pesat.

Lokasinya dinilai strategis karena masih dekat dengan Jakarta dan Bandung, serta memiliki akses ke Pelabuhan Patimban yang menunjang aktivitas logistik.

Di Subang, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mengembangkan kawasan Subang Smartpolitan seluas sekitar 2.700 hektare.

Sementara di Patimban, kawasan Patimban Industrial Estate (PIE) seluas 1.200 hektare tengah dipersiapkan untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Kawasan industri yang terhubung langsung dengan pelabuhan dinilai semakin diminati investor.

Baca Juga:  Info Terbaru dari Kementerian ESDM, Pengurus RW Siap-siap, Pembentukan Sub Pangkalan LPG 3 Kg di Tingkat RW

Selain akses logistik, perusahaan juga mempertimbangkan ketersediaan listrik, air, jaringan internet, serta pengelolaan kawasan yang baik.
Secara umum, setiap daerah memiliki keunggulan berbeda.

Jawa Barat unggul karena dekat dengan pasar utama, Jawa Tengah menawarkan biaya tenaga kerja lebih kompetitif, sedangkan Jawa Timur cocok untuk industri berat dan pasar Indonesia timur.

CBRE menilai peran pemerintah tetap penting, terutama dalam memastikan konektivitas dan kemudahan akses ke kawasan industri baru agar mampu menarik investasi lebih besar.***

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima
Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara
27.099 Manajer Kopdes Merah Putih Teken Surat Penawaran, 1.051 Dilaporkan Mundur
Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Irjen Hengki Resmi Gantikan Pipit Rismanto di Jabar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara

Berita Terbaru