Deltanusantara.com – Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama menghadirkan program khusus di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemenag menggelar pelatihan berbasis digital melalui platform Massive Open Online Course (MOOC) Pintar, gratis. Kamis (21/8/2025).
Program ini bertajuk Spesial Pintar Merdeka yang mengusung semangat “Turut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”.
Terdapat 10 pelatihan yang dibuka dan bisa diikuti oleh para pendidik, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Sepuluh program tersebut adalah Internet Sehat pada Anak (program baru), Imam Masjid (Dauroh Aimmah) (program baru), Pembelajaran Inklusif pada Madrasah, Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence, Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif di Pesantren, Bimbingan dan Konseling, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Public Speaking, Literasi: Asesmen Awal Pembelajaran Literasi, dan Short Course: Menjadi Content Creator.
Pendaftaran dibuka dari 20–22 Agustus 2025. Pelatihan akan berlangsung pada 23–27 Agustus 2025 secara daring melalui MOOC Pintar di pintar.kemenag.go.id.
Melalui Spesial Pintar Merdeka ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang inklusif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Sepuluh pelatihan yang kami buka tidak hanya menjawab kebutuhan kompetensi guru, dosen, dan tenaga kependidikan, tetapi juga masyarakat luas yang ingin meningkatkan kapasitas diri,” terang Kepala Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama RI, Mastuki, di Ciputat, Rabu (20/8/2025)
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Semangat kemerdekaan, kata Mastuki, bisa juga diwujudkan dalam bentuk belajar yang merdeka, terbuka, dan mudah diakses siapa saja.
Pprogram bisa menjadi salah satu kontribusi nyata Kementerian Agama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sesuai amanat konstitusi.
“Kami mengajak seluruh insan pendidikan, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat umum untuk memanfaatkan kesempatan ini.
Mari kita isi kemerdekaan dengan belajar tanpa batas, meningkatkan kompetensi, dan berkontribusi nyata bagi Indonesia Maju. Jangan lewatkan kesempatan emas ini, daftarkan diri Anda dan mari bertumbuh bersama di MOOC Pintar,” sebut Mastuki.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Seluruh pelatihan di MOOC Pintar, kata Mastuki, dapat diakses secara gratis, dengan sertifikat digital bagi peserta yang menyelesaikan program.
Melalui model pembelajaran daring ini, Pusbangkom berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu untuk meningkatkan literasi, kompetensi, serta keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia kerja.***
Editor : Gerry
Sumber Berita : Kemenag RI






