Menkeu Bantah Isu APBN Hanya Cukup 2 Minggu, Pastikan Fiskal Tetap Aman Meski Harga Minyak Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

 

DN.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap aman.

Kondisi APBN sendiri sempat diterpa isu, yang menyebutkan bahwa anggaran negara hanya cukup untuk dua minggu. Selasa (7/4/2026).

Hal tersebut disampaikan Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR yang membahas kinerja penerimaan negara pada triwulan I tahun anggaran 2026, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Baca Juga:  KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam OTT HGB Bogor, Nama Menteri ATR/BPN Disebut

Ia mengungkapkan keheranannya atas beredarnya isu tersebut, terlebih karena informasi itu justru berasal dari internal Kementerian Keuangan.

“Ada yang mengatakan uang negara tinggal cukup dua minggu, bahkan bukan dari luar, tapi dari dalam Kementerian Keuangan sendiri.

Saya juga baru tahu, padahal menterinya saya,” ujar Purbaya.

Menurutnya, isu tersebut muncul di tengah kondisi kenaikan harga minyak dunia.

Baca Juga:  Polri Gelar Operasi Lilin 2024, Pastikan Natura Berjalan Aman dan Lancar, Dimulai 21 Desember 2024 Hingga 2 Januari 2025

Namun, pemerintah telah melakukan berbagai simulasi dan perhitungan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.

“Kami sudah melakukan simulasi untuk berbagai skenario harga minyak, mulai dari 80 dolar, 90 dolar, hingga 100 dolar per barel, termasuk langkah mitigasinya,” jelasnya.

Purbaya juga menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran kabinet terkait kesiapan menghadapi potensi krisis minyak telah didasarkan pada perhitungan yang matang.

Baca Juga:  Kemenag Susun Pedoman Safeguarding Pesantren Ramah Anak, Perlindungan Santri Jadi Prioritas

Ia memastikan, meskipun harga minyak dunia meningkat, defisit APBN tetap dapat dijaga di bawah batas aman.

“Kami sudah menghitung dengan asumsi harga minyak dunia mencapai 100 dolar per barel sepanjang 2026.

Dengan langkah-langkah yang disiapkan, defisit masih bisa ditekan sekitar 2,92 persen terhadap PDB,” ungkapnya.

Purbaya menegaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia tetap terkendali dan mampu menghadapi tekanan global sepanjang tahun 2026.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru