DN.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi capaian program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dijalankan Polda Jawa Barat. Kamis (5/3/2026).
Hingga awal Maret 2026, telah selesai dibangun dan diperbaiki sebanyak 168 unit rumah, yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima.
Apresiasi disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan Kapolri di Markas Polda Jawa Barat, Bandung, pada Rabu (4/3/2026).
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan bahwa program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang dekat dengan masyarakat.
“Program Rutilahu ini bukan hanya tentang membangun rumah secara fisik, melainkan juga membangun harapan serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Saya sangat apresiasi kerja keras seluruh jajaran Polda Jabar yang telah memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Listyo Sigit.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan menjelaskan bahwa program Rutilahu berawal dari kenclengan swadaya yang dikumpulkan setiap hari oleh anggota Polri, kemudian diperkuat dengan dukungan dari pemerintah daerah dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
“Bagi kami, rumah bukan sekadar struktur bangunan. Rumah adalah tempat berkembangnya harapan, tempat anak-anak belajar dan membangun impian, serta tempat keluarga menyusun masa depan.
Oleh karena itu, kami bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni,” kata Irjen Rudi.
Ia menambahkan, pada momentum Ramadhan tahun ini, para penerima bantuan dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih nyaman dan penuh kebahagiaan.
“Alhamdulillah, kebahagiaan tersebut benar-benar terasa. Masyarakat kini memiliki hunian yang lebih layak, sehingga silaturahmi antar keluarga juga dapat terjalin dengan lebih baik,” ucapnya.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Selain itu, Kapolri menilai semangat “sauyunan jaga lembur” yang diusung Polda Jabar menjadi kekuatan utama dalam membangun keamanan yang berbasis pada kerja sama dan kebersamaan.
“Keamanan dan kesejahteraan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Ketika masyarakat merasakan kesejahteraan, stabilitas ketertiban masyarakat dan keamanan (kamtibmas) akan semakin kokoh,” tuturnya.***
Penulis : Moh Asep
Editor : Redaksi






