Presiden Prabowo Guyur Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet Peraih Medali SEA Games 2025

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan bonus kepada atlet Indonesia peraih medali di ajang SEA Games 2025, di Istana Negara, Jakarta.

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan bonus kepada atlet Indonesia peraih medali di ajang SEA Games 2025, di Istana Negara, Jakarta.

 

DN.com – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan bonus kepada atlet Indonesia peraih medali di ajang SEA Games 2025, di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Upacara tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menpora Erick Thohir, Wamenpora Taufik Hidayat, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari, serta utusan khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

Indonesia menutup SEA Games ke‑33 di Thailand dengan menempati posisi kedua klasemen akhir.

Kontingen Merah Putih mengumpulkan 333 medali, terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu—melebihi target 80 emas yang ditetapkan sebelumnya.

Besaran bonus yang diberikan:

– Tunggal Emas: Rp1 miliar per atlet

– Tunggal Perak: Rp315 juta per atlet

– Tunggal Perunggu: Rp157 juta per atlet

Untuk kategori beregu, masing‑masing atlet mendapat:

– Emas: Rp500 juta

– Perak: Rp220,5 juta

– Perunggu: Rp110,25 juta

Total bonus yang disalurkan mencapai Rp465,25 miliar, langsung ditransfer ke rekening atlet dan pelatih.

“Ini terbesar dalam sejarah bonus untuk atlet peraih medali emas di Indonesia,” kata Erick Thohir. Pada Kamis (8/1) lalu.

Ia menambahkan bahwa bonus ini merupakan amanah untuk masa depan atlet.

Acara ini menjadi simbol apresiasi tinggi pemerintah terhadap prestasi olahraga nasional, sekaligus motivasi bagi generasi atlet muda ke depan.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan
KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari, Diduga Terima Uang Bulanan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 15:55 WIB

As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:53 WIB

Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN

Berita Terbaru