DN.com – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 2.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Rabu (1/4/2026)
Jumlah tersebut terdiri dari pegawai OIKN serta ASN dari berbagai kementerian.
Basuki merinci, sebanyak 1.100 di antaranya merupakan staf OIKN. Sementara sisanya berasal dari sejumlah kementerian seperti Pekerjaan Umum, Perumahan, Kesehatan, dan Perhubungan yang mulai beroperasi di kawasan IKN.
Baca Juga:
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
“Selain Otorita sekitar 1.100 orang, ada juga dari PU, Perumahan, Kesehatan, hingga Perhubungan. Totalnya sudah sekitar 2.000 lebih ASN,” ujar Basuki.
Ia menambahkan, Kementerian Perhubungan juga telah menempatkan personel untuk mendukung operasional bandara di IKN.
Ke depan, Basuki menargetkan jumlah ASN yang berkantor di IKN mencapai 4.100 orang pada 2029.
Pemindahan ASN menjadi salah satu program prioritas OIKN dalam periode 2026–2029 dan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2028.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
“Pemindahan dilakukan bertahap mulai tahun ini sampai 2028,” jelasnya.
Dalam kesempatan terpisah, Basuki juga memaparkan perkembangan pembangunan kawasan IKN.
Luas Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan sekitarnya yang telah terbangun saat ini mencapai sekitar 850 hingga 1.000 hektare.
Untuk progres pembangunan, gedung perkantoran telah mencapai sekitar 50 persen, sementara pembangunan hunian bagi ASN sudah mencapai 60 persen.
Baca Juga:
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
Selain itu, investasi sektor swasta di IKN tercatat mencapai Rp70 triliun.
Pemerintah menargetkan jumlah pemindahan ASN berkisar antara 1.700 hingga 4.100 orang sebagai bagian dari penguatan fungsi pemerintahan di ibu kota baru tersebut.***
Penulis : Redaksi






