Berikut Profil dan Harta Kekayaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Usai Resmi Ditahan KPK

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasto terakhir kali melaporkan harta kekayaan pada 22 Desember 2003.Total kekayaannya mencapai Rp1,193 miliar

Hasto terakhir kali melaporkan harta kekayaan pada 22 Desember 2003.Total kekayaannya mencapai Rp1,193 miliar

Deltanusantara.com – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus suap proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI RI Harun Masiku dan perintangan penyidikan.  Ok

Penetapan Hasto sebagai tersangka oleh KPK juga menimbulkan berbagai reaksi publik.

Salah satunya adalah terhadap harta kekayaan Sekjen PDIP tersebut. Senin 24 Februari 2025.

Berdasarkan dari data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Hasto terakhir kali melaporkan harta kekayaan pada 22 Desember 2003.

Total kekayaannya mencapai Rp1,193 miliar dan sampai hari ini belum ada pembaruan informasi resmi tentang kekayaannya di laman e-LHKPN KPK.

Baca Juga:  KPK Menetapkan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto Menjadi Tersangka Suap 

Sebelum menjabat sebagai Sekjen PDIP, Hasto sebelumnya sempat bekerja sebagai project manager di PT Rekayasa Industri yang bergerak di bidang rekayasa dan konstruksi pada periode 1992-2002.

Selama bekerja pada perusahaan tersebut, Hasto turut terlibat dalam berbagai proyek strategis, seperti pengembangan pabrik ammonia, studi pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir, dan juga kelapa sawit.

Adapun posisi terakhirnya di perusahaan tersebut yaitu sebagai kepala divisi agroindustri.

Kemudian ia melanjutkan kariernya dengan bekerja sebagai project director di PT Prada Nusa Perkasa sejak tahun 2003.

Baca Juga:  Arab Saudi Larang Impor Unggas dari Indonesia, Mentan: Peluang bagi Produk Olahan 

Setelah berkecimpung dalam dunia bisnis, pria kelahiran 1966 tersebut masih menyimpan ketertarikan utamanya pada dunia politik.

Ia berhasil membuka jalan baru untuk kariernya dalam dunia politik di PDI Perjuangan pada 2002 sebagai Wakil Sekretaris Bidang Media Massa dan Penggalangan DPP PDIP dan kariernya dalam dunia politik semakin menanjak.

Bersama PDI Perjuangan, karier Hasto dalam dunia politik kian cemerlang dengan terpilihnya ia sebagai anggota DPR RI masa bakti 2004-2009 dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur yang mencakup Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek.

Baca Juga:  Kepala BP BUMN Dony Oskaria Ungkap BUMN Karya Babak Belur, Kerugian Tembus Rp25,1 Triliun

Hasto kemudian ditempatkan di Komisi IV yang menangani terkait perdagangan, perindustrian, investasi, dan koperasi.

Kemudian Hasto juga kembali mendapatkan kepercayaan pada gelaran Pemilihan Presiden 2014 sebagai Koordinator juru bicara tim pemenangan Jokowi – Jusuf Kalla.

Tak hanya itu, dalam internal partainya ia juga ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal PDIP yang menggantikan Tjahjo Kumolo pada tahun 2015.

Sebab, kala itu Tjahjo Kumolo juga ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Dalam Negeri.***

Yuk! Baca artikel https://deltanusantara.com di Google News

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru