Mendag Budi Santoso Mengapresiasi Industri Hilir Teh Walini PTPN VIII Berhasil Menembus Pasar Internasional

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mendampingi Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dalam kunjungan kerjanya ke Industri Hilir Teh PTPN VIII di Panyileukan, Kota Bandung. Foto. Dok. Jabarprov

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mendampingi Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dalam kunjungan kerjanya ke Industri Hilir Teh PTPN VIII di Panyileukan, Kota Bandung. Foto. Dok. Jabarprov

Deltanusantara.com – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mendampingi Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dalam kunjungan kerjanya ke Industri Hilir Teh PTPN VIII di Panyileukan, Kota Bandung. Selasa 24 Desember 2024.

Pada kesempatan itu, Mendag Budi Santoso mengapresiasi Industri Hilir Teh Walini PTPN VIII sebagai salah satu produsen teh terbesar di Indonesia yang berhasil menembus pasar internasional.

Untuk di ketahui bahwa, produk teh berkualitas Walini sudah dikirim ke sejumlah negara di Benua Amerika, Eropa, Australia dan Asia.

Dengan volume direct export teh di tahun 2024 kurang lebih 9.200 ton (Bulky 8.500 ton, Blend IHT 649 ton, Walini Retail Brand 3.414 MC).

Sementara sejumlah merek dagang yang populer yang merupakan produk dari Industri Hilir Teh PTPN VIII antara lain Teh Walini, Goalpara, dan Gunungmas.

“PTPN bagus, tidak hanya mengejar pasar dalam negeri, tetapi juga mengejar pasar ekspor,” ucap Budi Santoso. Pada Senin 23 Desember 2024.

“Kita mempunyai daya saing, kebun, kemudian bisa memproduksi sehingga jangan sampai kita tidak bisa ekspor, dan tentunya juga bisa memenuhi standar,”tuturnya.

Budi menyebut, pihaknya senantiasa mendukung produk dalam negeri go international melalui perwakilan Indonesia di luar negeri, seperti atase-atase dan unsur perwakilan lainnya untuk terus mempromosikan produk-produk unggulan asli Indonesia.

“Setiap bulan nanti ada business matching dengan perwakilan kita di luar negeri sehingga kita lebih mudah penetrasi pasar di negara lain,” ungkapnya.

Ia juga mendorong setiap pelaku usaha terus menjaga kualitas produknya karena itulah satu-satunya cara untuk terus bersaing di pasaran.

“PTPN selama ini juga sudah membuat standar yang sesuai dengan permintaan dari negara yang dituju. Jadi selamat kepada PTPN, mudah-mudahan kita tidak cuma merajai di dalam negeri, tetapi juga global. Jangan sampai kalah dengan teh yang lain,” ujar Budi.***

 

Simak artikel selanjutnya di Google News

deltanusantara.com

Editor : Gerry

Sumber Berita : jabarprov

Berita Terkait

KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Mulai Juli 2026, Indonesia Setop Impor Solar Seiring Implementasi B50 Berbasis Sawit
Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar
KPK Telusuri Aset Tersangka Kasus RPTKA Kemnaker, Fokus Pemulihan Kerugian Negara
Menggabungkan Perencanaan dan Eksekusi: Ujian Besar Proyek Kereta Api Era Prabowo
Kabar Baik! Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Ini Rincian Besaran dan Ketentuannya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 06:55 WIB

KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader

Kamis, 23 April 2026 - 21:42 WIB

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Selasa, 21 April 2026 - 21:38 WIB

Mulai Juli 2026, Indonesia Setop Impor Solar Seiring Implementasi B50 Berbasis Sawit

Selasa, 21 April 2026 - 21:13 WIB

Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar

Selasa, 21 April 2026 - 20:05 WIB

KPK Telusuri Aset Tersangka Kasus RPTKA Kemnaker, Fokus Pemulihan Kerugian Negara

Berita Terbaru

Bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada 1 Juli 2026.

Nasional

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:42 WIB