Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi. Pemandangan kabel telekomunikasi yang semrawut dan tidak beraturan di wilayah Sumedang akan segera berakhir.

Foto. Ilustrasi. Pemandangan kabel telekomunikasi yang semrawut dan tidak beraturan di wilayah Sumedang akan segera berakhir.

DN.com – Pemandangan kabel telekomunikasi yang semrawut dan tidak beraturan di wilayah Sumedang akan segera berakhir. Dikutif Kamis (23/4/2026).

Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan komitmennya untuk merapikan jaringan kabel udara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan vendor telekomunikasi di Gedung Negara, pada Rabu (22/4/).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan bersama Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Barat, Yudiana Arifin.

Bupati Dony menyambut positif langkah ini, namun sekaligus memberikan instruksi tegas agar pelaksanaannya di lapangan dilakukan secara cepat dan menyeluruh.

“Telekomunikasi adalah kebutuhan vital masyarakat, namun kabel yang tidak tertata merupakan persoalan serius.

Saya instruksikan untuk segera menurunkan dan merapikan kabel-kabel tersebut,” tegasnya.

Penataan ini tidak hanya menyasar aspek estetika, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan pelayanan publik guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.

Bupati Dony juga meminta adanya lini masa (timeline) pengerjaan yang jelas agar program ini berjalan terarah dan memiliki target yang terukur.

“Kita harus memiliki target besar menjadikan Sumedang bebas dari kabel yang tidak tertata.

Sumedang harus menjadi role model nasional dalam penataan infrastruktur telekomunikasi yang rapi dan terintegrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Yudiana Arifin menjelaskan bahwa program ini akan mencakup pelabelan kabel serta penataan ulang di sejumlah titik strategis.

Salah satu rencana utamanya adalah relokasi jaringan di kawasan Alun-alun Sumedang dengan sistem tanam di dalam tanah (underground cabling).

“Kami akan memulai dari titik-titik krusial, termasuk penataan kabel di area alun-alun agar lebih tertib. Ke depan, konsep kabel tanam akan menjadi solusi jangka panjang,” ujarnya.

Usai seremoni penandatanganan MoU, rombongan langsung melakukan peninjauan lapangan di Jalan Kartini.

Lokasi tersebut menjadi salah satu prioritas penataan guna menghadirkan wajah baru Kota Sumedang yang lebih rapi, nyaman, dan aman bagi masyarakat.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026
Motor Klasik RX King Raib Subuh Hari, Tiga Pelaku Dibekuk dalam Hitungan Jam
Bupati Lucky Hakim Dorong Investasi Berbasis Pentahelix, Siap Serap 20 Ribu Tenaga Kerja di Indramayu

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:37 WIB

Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:36 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan

Berita Terbaru