Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Tetap Prioritas Meski Tak Disebut Prabowo dalam RAPBN 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OIKN Basuki, pembangunan IKN tetap tercakup dalam prioritas pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu fokus pemerintah.

Kepala OIKN Basuki, pembangunan IKN tetap tercakup dalam prioritas pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu fokus pemerintah.

DN.com – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap menjadi prioritas pemerintah, meski Presiden Prabowo Subianto tidak menyebut IKN secara khusus saat menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan delapan sektor Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang menjadi fokus pemerintah pada 2027. IKN tidak disebut secara khusus dalam daftar tersebut.

Menurut Kepala OIKN Basuki, pembangunan IKN tetap tercakup dalam prioritas pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu fokus pemerintah.

Baca Juga:  Mendagri Tetapkan Daftar ASN yang Dikecualikan dari WFH, Ini Rinciannya

“Saya kira IKN bagian dari pembangunan infrastruktur. Tidak perlu disebutkan sendiri, itu saya kira kebijakan beliau,” ujar Basuki di IKN, Sabtu (15/8/2026).

Basuki menjelaskan pembangunan IKN masuk dalam klaster infrastruktur, kewilayahan, dan desa yang menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam RAPBN 2027.

“Tapi ada di dalam kluster infrastruktur dan apa itu, kewilayahan, dan desa. Saya kira di kluster itu ada pembangunan IKN,” katanya.

Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097,2 Triliun

Baca Juga:  Pemerintah Daerah Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Kemendagri Siapkan Skema Bantuan DAU

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana belanja negara dalam RAPBN 2027 mencapai Rp4.097,2 triliun.

Angka tersebut meningkat dibandingkan belanja negara dalam APBN 2026 yang sebesar Rp3.842,7 triliun.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan RAPBN 2027 akan difokuskan pada delapan program kerja prioritas nasional.

Prioritas tersebut mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, serta ketahanan terhadap bencana.

Baca Juga:  KUR BRI 2026 Hadir dengan Plafon hingga Rp500 Juta, Peluang Emas UMKM Ekspansi Usaha

Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa serta percepatan penurunan kemiskinan.

Delapan prioritas tersebut akan diperkuat melalui sejumlah agenda nasional, antara lain penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi.

Dengan demikian, OIKN memastikan pembangunan IKN tetap berjalan dalam kerangka prioritas pembangunan nasional, khususnya melalui alokasi kebijakan di sektor infrastruktur, kewilayahan, dan desa.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tito Evaluasi 26 Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Anggaran Transfer ke Daerah 2027 Naik 5,5 Persen Jadi Rp735 Triliun
MK Tegaskan Aturan Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah Harus Tuntas Sebelum Tahapan 2029
Subsidi CNG 3 Kg Diklaim Lebih Efisien, Hemat 30 – 40 Persen Dibanding LPG
Golkar Buka Opsi Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Cegah Konflik
Telat 3 Hari Perpanjang SIM Harus Bikin Baru Digugat ke MK, Begini Putusannya
BPJS Kesehatan Hapus Kelas 1, 2, dan 3 Mulai Agustus 2026, Ini Aturan KRIS dan Iurannya
Dosen Sentil Pemerintah: Ketimbang Bangun Universitas Baru, Perkuat Pendanaan dan Kesejahteraan Dosen

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Tetap Prioritas Meski Tak Disebut Prabowo dalam RAPBN 2027

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Tito Evaluasi 26 Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Anggaran Transfer ke Daerah 2027 Naik 5,5 Persen Jadi Rp735 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:23 WIB

MK Tegaskan Aturan Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah Harus Tuntas Sebelum Tahapan 2029

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Subsidi CNG 3 Kg Diklaim Lebih Efisien, Hemat 30 – 40 Persen Dibanding LPG

Berita Terbaru

Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana Rp18,9 triliun kepada 546 pemerintah daerah (pemda) untuk menjamin ketersediaan anggaran pembayaran gaji PPPK dan pegawai paruh waktu.

Nasional

Tito Evaluasi 26 Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:54 WIB