Pakar Transportasi Ungkap Penyebab Antrean Panjang di Gerbang Tol Saat Mudik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan klasik saat mudik Lebaran masih kerap terjadi, yakni antrean panjang di gerbang tol.

Pemandangan klasik saat mudik Lebaran masih kerap terjadi, yakni antrean panjang di gerbang tol.

 

DN.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, satu pemandangan klasik saat mudik Lebaran masih kerap terjadi, yakni antrean panjang di gerbang tol. Rabu (25/3/2026).

Bagi pakar transportasi, kondisi ini merupakan persoalan sistematis yang berakar dari hal sederhana yang sering diabaikan.

Senior Investigator KNKT sekaligus Wakil Sekjen Bidang Keselamatan Jalan MTI, Ahmad Wildan, menegaskan bahwa kinerja jaringan transportasi tidak bisa dinilai secara parsial.

Menurutnya, pengalaman pengguna ditentukan oleh keseluruhan perjalanan, mulai dari ruas jalan hingga simpul-simpul vital seperti gerbang tol, rest area, dan dermaga.

Baca Juga:  Harga Beras Dunia Jatuh, Disinyalir Indonesia Jadi Penyebabnya?

“Jangan berbicara parsial. Percuma jalan tol lancar jika pengguna harus ‘parkir’ berjam-jam di gerbang tol atau dermaga feri,” ujar Wildan.

Ia menjelaskan, kemacetan di titik simpul terjadi ketika arus jenuh (saturation flow) tercapai.

Secara teknis, kondisi ini muncul ketika laju kedatangan kendaraan jauh lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan pelayanan di gerbang tol.

“Arus jenuh terjadi jika waktu kedatangan lebih tinggi dari waktu pelayanan.

Misalnya, kendaraan datang setiap satu detik, tetapi proses pelayanan memakan waktu satu menit, maka antrean akan cepat mengular,” jelasnya.

Baca Juga:  MK Tegaskan BPK Satu-satunya Lembaga Berwenang Audit dan Tetapkan Kerugian Negara

Kondisi tersebut sering diperparah oleh kebiasaan pengendara yang melakukan top-up saldo atau mencari kartu tol saat berada di gerbang.

Akibatnya, waktu transaksi menjadi lebih lama dan memicu penumpukan kendaraan dalam waktu singkat.

Untuk mengatasi masalah ini, Wildan menekankan dua langkah utama, yakni mempercepat waktu pelayanan dan mengatur ritme kedatangan kendaraan.

Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah pemberian diskon tarif tol untuk menyebar volume kendaraan agar tidak menumpuk di waktu tertentu.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat agar mempersiapkan saldo kartu tol sebelum perjalanan. Langkah ini dinilai efektif untuk memangkas waktu transaksi di gerbang tol.

Baca Juga:  Sempat Viral Dimedia Sosial, Oknum Anggota Polri Modus Penerimaan Polri Rp 900 Juta, Akhirnya Dipecat PTDH

“Edukasi secara masif perlu dilakukan agar pengguna sudah menyiapkan saldo sesuai kebutuhan perjalanan, sehingga top-up di gerbang tol bisa dihindari,” tambahnya.

Di sisi lain, peningkatan jumlah gardu tol serta penerapan teknologi transaksi yang lebih canggih juga menjadi solusi penting.

Dengan sistem yang lebih cepat, proses pembayaran diharapkan bisa berlangsung hanya dalam hitungan detik, sehingga antrean panjang saat mudik dapat diminimalkan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru