Deltanusantara.com – Tim Badan Bergizi Nasional (BGN) Kementrian Desa dan Daerah Tertingal Republik Indonesia meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tenajar Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu.
Sebagaimana diketahui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah berkolaborasi dengan Badan Gegana (BGN) dalam berbagai program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) kali ini.
Kunjungan tersebut untuk melihat kelayakan sarana dan prasarana dapur SPPG dihadiri Forkopincam Kertasemaya, Badan Gizi Nasional Kabupaten Indramayu, ketua SPPJ, serta ketua BUMDES Sentosa Jaya serta Pemdes Tenajar. Kamis/20/03/2025.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Ditjen PEI Dr. H. Yusra M.Pd menyampaikan bahwa kunjungan tersebut ke SPPJ yang ada di Kecamatan Kertasemaya tepatnya di Desa Tenajar.
Hari ini saya berkunjung ke salah satu SPPJ di Desa Tenajar Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu untuk melihat langsung persiapan dapur pelayanan makanan bergizi gratis sesuai dengan program presiden dan wakil presiden RI,”katanya.
Ia mengungkapkan bahwa sarana dan prasarana nya sudah sangat baik, tinggal disempurnakan lagi.
Ini akan jadi replikasi percontohan untuk di copy ke tempat lain, yaitu terkait cara kerja pelaksanaan dan teknis, termasuk pemenuhan gizi,”tuturnya.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bisa berkerjasama dengan badan usaha milik desa (BUMDes).
Untuk di Kecamatan Kertasemaya baru satu satunya Dapur yang tersedia yaitu di Desa Tenajar.
Dapur Desa Tenajar memproduksi 3.033. paket makanan bergizi untuk TK, SD kelas 1 sampai kelas 3 dengan harga Rp. 8000/ paket. Sementara untuk kelas 4, 5, 6 SD, SMP dan SMA nominal Rp.10.000/ paket.
Lebih jauh Yusrah menghimbau agar memberikan pelayanan yang terbaik diantaranya senyum ramah kepada masyarakat, standarisasi kebersihan, kelayakan sarana dan prasarana dapur.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Perlengkapan pakaian untuk tim memasak di dapur wajib mengunakan topi, sarung tangan, clemek memasak, serta mengunakan sepatu atau sandal yang sesuai stndar kebersihan,” jelasnya.
Sementara itu Ketua SPPG Awaludin berkomitmen akan berupaya terusk untuk berbenah memberikan fasilitas yang terbaik untuk angaran dapur program makan bergizi gratis.
Ia menilai BUMDES Sentosa Jaya masih perlu banyak pendanaan, karena Dapur ini dikelola oleh Bumdes Sentosa Jaya dengan anggaran ang masi terbatas.
Kami akan terus mengembangkan dan masih terus berposes sesuai dengan standarisasi Badan Bergizi nasional,”ucapnya.
Ia berharap dengan adanya dapur bergizi di daerahnya mampu menciptakan lapangan kerja hingga bisa turut mensejahetrakan masyarakat sekitar.
Dikarenakan kami juga berkerjasama dengan para petani serta stakeholder lainnya terkait dengan bahan baku hasil dari komoditi dari masyarakat,”pungkasnya.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.
Penulis : Dna Yaya
Editor : Gerry






