Deltanusantara.com – Pelaksanaan Karnaval HUT RI Ke-80 di Desa Kawungluwuk Kecamatan Tanjungsiang merupakan puncak terakhir yang dilaksanakan dalam acara tahunan tersebut.
Kecamatan Tanjungsiang terdiri dari 10 desa. Pelaksanaan acara karnaval ini pada sebelumnya 9 desa sudah melaksanakan karnaval.
Sementara untuk Desa Kawungluwuk melaksanakan karnaval sesuai dengan Jadwal yaitu diurutan yang terakhir. Kamis (28/8/2025).
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Camat Tanjungsiang, Rano Syaeful Sudirman, S.STP menyatakan bahwa karnaval HUT RI memiliki makna filosofis sebagai pengingat jasa para pahlawan dan sebagai ajang untuk menampilkan potensi-potensi masyarakat.
Karnaval ini menampilkan karya nyata masyarakat dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif,”katanya.
Camat Tanjungsiang Rano menyebutkan Karnaval bukan hanya sekedar hiburan, tapi juga sebagai pengingat jasa para pahlawan yang mengandung arti akan makna filosofi.
Tadi saya melihat dari apa yang di tampilkan terkait dengan potensi-potensi masyarakat sebagai karya nyata dalam mengisi kemerdekaan,”ujarnya.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Ia pun mengungkapkan bahwa Kecamatan Tanjungsiang memiliki potensi seni dan budaya yang luar biasa, potensi agama juga sangat luar biasa.” Masya Alloh, Luar biasa, keren, Ngabret”.
Saya berharap para kepala desa dapat bekerja lebih baik kepada masyarakat. Masyarakat juga diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun kecamatan Tanjungsiang dan negara Republik Indonesia,” tandasnya.***
Penulis : Gerry






