Soroti Pemborosan Anggaran di Pemerintah Daerah, Mendagri: Efisiensi Belanja Jadi Prioritas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti masih maraknya praktik pemborosan anggaran di pemerintah daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti masih maraknya praktik pemborosan anggaran di pemerintah daerah.

 

Deltanusantara.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti masih maraknya praktik pemborosan anggaran di pemerintah daerah.

Tito menekankan pentingnya efisiensi belanja untuk memastikan dana publik digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Tito menilai bahwa belanja birokrasi dan operasional sering kali menjadi sumber inefisiensi. Rabu (8/10/2025).

Contohnya adalah biaya rapat yang tidak perlu dan perjalanan dinas yang berlebihan. Selain itu, biaya perawatan dan pemeliharaan juga sering kali dinaikkan tanpa dasar kebutuhan yang jelas,” ujaranya.

Baca Juga:  Dosen Sentil Pemerintah: Ketimbang Bangun Universitas Baru, Perkuat Pendanaan dan Kesejahteraan Dosen

Tito menyebutkan, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menjadi contoh nyata bagaimana efisiensi anggaran bisa berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Daerah ini berhasil menghemat Rp462 miliar dan mengalihkannya untuk membangun sistem irigasi untuk mengairi 8.000 hektare tanah pertanian,”katanya.

Tito menekankan bahwa potensi efisiensi di daerah masih besar dan kerap tersembunyi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan dan evaluasi yang ketat untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien.

Baca Juga:  Prabowo Jamu Makan Malam Para Pimpinan Negara Undangan di Istana, Apresiasi Kehadiran di Pelantikan

Ia pun menekankan langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi diantaranya, mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk program yang langsung menyentuh kepentingan rakyat.

Mengurangi biaya birokrasi dan operasional yang tidak perlu, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran, mendorong inovasi dan kreativitas dalam pengelolaan anggaran daerah.

Dengan melakukan efisiensi anggaran, pemerintah daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis : Gr

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru