DN.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan menjadi penyalur utama berbagai bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat desa.
Untuk itu, bantuan pangan dan bansos semuanya akan disalurkan melalui Kopdes. Jum’at (3/4/2026).
Jumlah penerimanya mencapai sekitar 18 juta orang, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lainnya,” ujar Zulkifli Hasan.
Pria yang akrab disapa Zulhas itu menjelaskan, selain menyalurkan bansos, Kopdes Merah Putih juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Baca Juga:
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Koperasi ini akan berperan sebagai agen berbagai kebutuhan penting, seperti LPG, beras Bulog melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta pupuk.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, koperasi ini akan mempermudah masyarakat, mulai dari menjadi agen LPG, penyalur beras SPHP, hingga agen pupuk,” jelasnya. Pada Selasa (2/4/2026).
Tak hanya itu, Kopdes juga akan bekerja sama dengan Bulog sebagai penyerap hasil produksi pertanian masyarakat, seperti gabah dan jagung.
Bahkan, di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP). Langkah ini diharapkan dapat menjamin pasar bagi hasil panen petani.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Di sisi lain, Kopdes Merah Putih juga menyediakan akses pembiayaan dengan bunga rendah sekitar 6 persen per tahun.
Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat terhindar dari praktik rentenir maupun pinjaman daring ilegal.
Selain itu, koperasi ini akan dilengkapi fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) guna mendukung penyimpanan hasil perikanan dan komoditas lainnya agar tetap berkualitas.
Zulhas menambahkan, Kopdes Merah Putih juga akan berperan sebagai pemasok utama kebutuhan bahan pangan untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga:
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
“Koperasi Desa akan menampung hasil produksi masyarakat, lalu menyuplai kebutuhan SPPG. Tata kelolanya sudah kami siapkan,” ujarnya.
Dengan berbagai peran tersebut, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi pusat distribusi bantuan sekaligus penggerak utama ekonomi desa.***
Penulis : Redaksi






