DN.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menyampaikan penghormatan mendalam terhadap dedikasi dan perjuangan Marsinah, sosok yang menjadi simbol keberanian dalam memperjuangkan keadilan bagi kaum pekerja.
Momentum ini dijadikan refleksi bagi institusi Polri untuk terus memperkuat sinergi dengan elemen buruh di Jawa Barat, guna memastikan hak-hak pekerja terpenuhi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Polda Jabar menilai, semangat perjuangan Marsinah bukan sekadar catatan sejarah, melainkan pengingat pentingnya menjunjung tinggi martabat kemanusiaan di lingkungan kerja.
Baca Juga:
Transparansi BUMDes Disorot, Warga Diminta Aktif Awasi dan Laporkan Dugaan Penyimpangan
Sejumlah SPBU di Jakarta Hentikan Penjualan Pertalite, Ini Daftar Lokasinya
Dedi Mulyadi Minta Polisi Telusuri Aman Yani, Dana Pensiun BJB Diduga Dicairkan Pihak Lain
Jejak perjuangan Marsinah menjadi bagian penting dalam perkembangan hak asasi manusia di Indonesia.
Saat menjadi aktivis buruh di PT Catur Putra Surya (CPS), Sidoarjo, pada 1993, ia dikenal vokal menyuarakan peningkatan kesejahteraan pekerja, mulai dari tuntutan kenaikan upah sesuai instruksi gubernur hingga hak cuti hamil bagi pekerja perempuan.
Keberaniannya dalam memperjuangkan aspirasi buruh menunjukkan bahwa suara pekerja merupakan bagian penting dari demokrasi ekonomi yang harus dihargai.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa institusinya berkomitmen menjaga kondusivitas serta memberikan ruang yang aman bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi.
Baca Juga:
MK Kabulkan Pencabutan Gugatan APBN 2026 Terkait Program Makan Bergizi Gratis
Sidak Dudung di Dapur MBG Jakarta: Temukan Belatung hingga Ancam Penutupan SPPG Tak Layak
ICW Laporkan Dugaan Markup Rp49,5 Miliar Sertifikasi Halal BGN ke KPK
“Personel kepolisian senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal setiap aspirasi masyarakat, termasuk aksi-aksi buruh di wilayah hukum Jawa Barat.
Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai demokrasi yang juga diperjuangkan oleh Marsinah,” ujar Hendra, Selasa (5/5/2026).
Polda Jabar juga mengimbau seluruh elemen buruh dan serikat pekerja untuk mengedepankan komunikasi dan dialog konstruktif dalam menyelesaikan perselisihan industrial.
Sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dinilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan buruh.
Baca Juga:
Sidik Jari di Pintu dan Botol Obat Nyamuk Bongkar Alibi Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Paoman
Kirab Mahkota Binokasih: Menghidupkan Sejarah Sunda dan Menggerakkan Ekonomi Rakyat
Penjualan Mobil Melonjak April 2026, Tren Mobil Listrik Kian Menguat
Selain itu, masyarakat dan pekerja diminta tetap menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Polda Jabar mengajak semua pihak menjadikan semangat perjuangan Marsinah sebagai inspirasi untuk membangun Indonesia secara positif.
Kepolisian menegaskan akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam mewujudkan keadilan sosial, termasuk bagi para pekerja di sektor industri.***
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Moh. Asep






