DN.com – Kementerian Agama (Kemenag) dinilai menjadi salah satu kementerian paling siap dalam menjalankan transformasi sistem belanja pegawai melalui integrasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dengan Platform Pembayaran Pemerintah (PPP).
Kepala Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Kemenag, Ahmad Hidayatullah, mengatakan kesiapan tersebut menjadikan Kemenag sebagai role model bagi kementerian dan lembaga lain dalam pelaksanaan transformasi sistem pembayaran pegawai. Dikutip Sabtu (11/7/2026)
Menurutnya, pengalaman Kemenag dalam menyiapkan integrasi SIMPEG dengan Platform Pembayaran Pemerintah kini menjadi acuan (benchmarking) bagi berbagai instansi yang akan menerapkan sistem serupa.
Baca Juga:
Kejagung Tetapkan Dua Tersangka Baru, Tiga Kasus Korupsi Resmi Dilimpahkan dari Polri
Mendagri Tito Minta Pemda Efisiensi Anggaran demi Bayar Gaji PPPK, Larang Pegawai Dirumahkan
Qodari Kaget Indonesia Impor Batu Bara dari AS, Ternyata untuk Kebutuhan Industri Baja
Sebelumnya, Kemenag juga tercatat sebagai salah satu kementerian/lembaga yang paling progresif dalam mempersiapkan implementasi Platform Pembayaran Pemerintah.
Melalui integrasi ini, data kepegawaian akan menjadi single source of truth, sehingga proses pembayaran gaji dan hak Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dilakukan lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
Tahap pertama implementasi akan dimulai pada Agustus 2026 dengan pembayaran gaji dan tunjangan melekat secara terintegrasi.
Selanjutnya, integrasi pembayaran tunjangan kinerja (tukin) dijadwalkan mulai diterapkan pada Januari 2027.***
Baca Juga:
Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo: Hemat Devisa Rp170 Triliun dan Perkuat Kemandirian Energi
BNNP Jabar Ungkap Delapan Kasus Narkoba Semester I 2026, Amankan 13 Tersangka dan Ratusan Gram Sabu
Penulis : Redaksi






