Bukan Sekadar Hafal: Munaqosah MTs Menongo Uji Mental dan Integritas Santri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madrasah Muhamadiyah kembali menggelar agenda tahunan Munaqosah Tahfidz Al-Qur’an, sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan kualitas hafalan para santri.

Madrasah Muhamadiyah kembali menggelar agenda tahunan Munaqosah Tahfidz Al-Qur’an, sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan kualitas hafalan para santri.

DN.com – Lamongan – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti lingkungan MTs Muhammadiyah Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, pada Senin (15/6/2026).

Madrasah tersebut kembali menggelar agenda tahunan Munaqosah Tahfidz Al-Qur’an, sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan kualitas hafalan para santri.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini diikuti oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX.

Para peserta tampil satu per satu di hadapan dewan penguji dengan mengenakan pakaian seragam putih-putih yang rapi, mencerminkan kesungguhan dan adab dalam memuliakan Al-Qur’an.

Ratusan santri tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka duduk bersila di atas sajadah, menunggu giliran untuk menyetorkan hafalan terbaik.

Baca Juga:  Kemenangan Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar Dihiasi Pertunjukan Berbagai Kesenian, Budaya Tradisional dan Ritual

Tema “Munaqosah Tahfidz Qur’an” terasa hidup melalui semangat dan keseriusan para peserta sepanjang acara berlangsung.

Kepala MTs Muhammadiyah Menongo, Suparno, S.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa menghafal Al-Qur’an bukan sekadar capaian akademik, melainkan amanah besar yang harus dijaga.

“Menghafal Al-Qur’an adalah amanah. Yang lebih penting bukan hanya menghafal, tetapi juga menjaga dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga munaqosah ini menjadi wasilah lahirnya generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Prosesi ujian berlangsung tertib dan sistematis. Dewan penguji yang terdiri dari Ust. Mustain, S.Pd. dan Ustzh. Rahmawati, S.Ag., menjalankan tugas dengan teliti dan penuh kesabaran.

Baca Juga:  Tuntut Larangan Study Tour Dicabut, Pekerja Pariwisata Jabar Ancam Gelar Aksi Demo Besar Jilid 2 di Istana Negara Jakarta

Penilaian tidak hanya berfokus pada kelancaran hafalan, tetapi juga mencakup ketepatan makhraj, penerapan tajwid, serta adab dalam membaca Al-Qur’an.

Setiap santri diuji sesuai dengan target hafalan masing-masing, mulai dari juz 1 hingga juz 30, disesuaikan dengan jenjang kelas dan program tahfidz yang diikuti.

Salah satu peserta, Danisha, siswi kelas VIII, mengaku sempat merasa gugup sebelum menjalani ujian. Namun, suasana yang kondusif membantunya tampil lebih tenang.

“Awalnya sangat gugup karena ini momen penting. Tapi pengujinya baik dan suasananya mendukung, jadi lebih lancar. Alhamdulillah, saya bisa menyetorkan hafalan sampai Juz 3 dengan baik,” tuturnya.

Baca Juga:  Kepala Desa Mayang Usman Tegaskan Ketua RT dan RW yang Sudah Dilantik Untuk Bekerjasama Meyerap Aspirasi Warga

Suparno menambahkan bahwa munaqosah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dari evaluasi pembinaan tahfidz yang rutin dilaksanakan setiap hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Target kami, setiap lulusan minimal hafal Juz 1. Ke depan, kami akan terus mendorong agar semakin banyak santri yang mampu menyelesaikan hafalan 30 juz sebagai bekal menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Kegiatan Munaqosah Tahfidz Al-Qur’an ditutup dengan doa bersama. Pihak madrasah berharap para santri terus menjaga hafalan melalui murajaah secara istiqomah.

Dengan program pembinaan yang berkelanjutan, MTs Muhammadiyah Menongo berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang unggul, beriman, dan bertakwa.

Penulis : Subowo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru