Jokowi Masih Berpolitik, Sama Kayak SBY dan Mega, Ketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi: Lah, Emang Kenapa?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi

Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi

 

Deltanusantara.com – Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, kembali angkat bicara mengenai posisi politik mantan Presiden Jokowi pasca lengser dari jabatannya.

Dikatakan Teddy, publik seharusnya tidak perlu mempermasalahkan aktivitas politik Jokowi setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

“Pak Jokowi itu adalah seniman politik. Namanya seniman politik, itudia berhenti berkesenian ketika sudah tutup mata, dipanggil ilahi,” ujar Teddy di X @TeddGus (3/5/2025).

Teddy menilai, keterlibatan Jokowi dalam dinamika politik nasional adalah hal yang lumrah.

Baca Juga:  Lewat Jalan Tol Ini, Perjalanan Jakarta-Bandung Diprediksi Akan Lebih Cepat, Tidak Sampai 1 Jam

“Kita bisa melihat yah para politisi di negara ini yang dari tahun 80 bermunculan hingga hari ini masih ada. Mereka itu tidak akan pernah berhenti,” ucapnya.

la mencontohkan sejumlah tokoh senior yang juga tetap aktif dalam politik meski tak lagi berada di tampuk kekuasaan.

“Kenapa yang lain tidak berhenti dan Pak Jokowi harus berhenti, gitu. Ini tidak fair juga kan,” jelas Teddy.

Baca Juga:  Kemenag Berikan Jamsostek Bagi Guru Madrasah Non-ASN di Seluruh Indonesia, Berikut Syarat dan Kriterianya

Teddy menyebut mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang masih aktif melalui Partai Demokrat.

Bukan hanya itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, juga tetap berkecimpung di dunia politik. Hal yang sama, menurutnya, berlaku pula bagi Jokowi.

“Pak SBY masih dengan partainya, Ibu Mega masih dengan partainya. Terus Pak Jokowi sampai saat ini masih berpolitik tanpa partai,” kata Teddy.

“Pak Jokowi itu adalah seniman la bahkan menyinggung bahwa Presiden Prabowo Subianto, yang kini menggantikan Jokowi, juga merangkap sebagai Ketua Umum partai politik.

Baca Juga:  Kemenkeu Salurkan Bantuan Rp 208 Miliar ke 52 Kabupaten & 3 Provinsi di Sumatera

“Pak Prabowo, presiden kita saat ini adalah Ketum Partai Politik,” imbuhnya.

Maka, menurutnya, tidak tepat jika publik mempertanyakan mengapa Jokowi masih ikut berpolitik.

“Aneh jika ada yang mempertanyakan dan membatasi, kok Pak Jokowi masih terus berpolitik. Sedangkan beliau sudah selesai menjadi presiden,” tegasnya.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

 

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru