Deltanusantara.com – Wakapolda Jabar pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional diikuti oleh Pejabat Utama, Pamn, Pama, Bintara, Tamtama dan ASN Polda bertempat di Mapolda Jabar. Senin 17 Februari 2025.
Wakapolda Jabar menyampaikan bahwa upacara bendera diadakan setiap tanggal 17 setiap bulan merupakan kewajiban bagi seluruh instansi pemerintah, termasuk kepolisian.
“Upacara ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, pengabdian, serta disiplin setiap aparatur negara dalam memperkokoh kualitas pengabdian demi meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara,” katanya.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Wakapolda Jabar mengingatkan bahwa kegiatan rutin tersebut merupakan momentum yang tepat bagi institusi Polri, khususnya Polda Jabar.
Pentingnya memperkuat nilai-nilai Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya KORPRI sebagai pedoman hidup dan kerja dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,”ucapnya.
Wakapolda Jabar juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas seluruh anggota Polda Jabar dalam melaksanakan tugas dengan baik.
“Alhamdulillah, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Jabar dalam keadaan kondusif dan aman terkendali.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Namun, kekurangan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas operasional dan pembinaan perlu menjadi bahan analisa dan evaluasi bersama, sehingga kinerja setiap personel Polda Jabar semakin presisi,” tambahnya.
Wakapolda menegaskan agar setiap anggota lebih fokus dan optimal dalam menjalankan tugas ke depan.
Ia mengingatkan untuk menghindari pelanggaran sekecil apapun, mengingat pelanggaran yang dilakukan oleh aparat kepolisian saat ini sangat mudah menjadi viral.
“Kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian sangat bergantung pada integritas kita,” tegasnya.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Lebih lanjut Wakapolda juga mengingatkan agar anggota yang terlibat dalam narkoba atau tindakan kriminal lainnya tidak akan ditoleransi, dan siap menerima tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.
Ia meminta para Kasatker untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada anggotanya, sehingga terbentuk insan Bhayangkara yang menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Insan Bhayangkara wajib mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari melalui kinerja yang optimal guna mewujudkan kehadiran Polri di masyarakat untuk memelihara keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Di akhir amanatnya, Wakapolda menekankan pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, setia, dan loyalitas yang tinggi dalam setiap tugas, serta menjaga kesehatan dan keselamatan diri maupun rekan kerja.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.
Editor : Gerry
Sumber Berita : Moh Asep






