Gubernur Dedi Mulyadi: Satu Hari di Alam Wajib untuk Siswa, Tinggalkan Gawai, Cintai Tanah Air

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Usulkan “Sehari di Alam” Wajib bagi Siswa: Tinggalkan Gawai, Kenali Tanah Air

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Usulkan “Sehari di Alam” Wajib bagi Siswa: Tinggalkan Gawai, Kenali Tanah Air

 

Deltanusantara.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengusulkan kebijakan baru yang mengharuskan setiap sekolah di provinsi ini menyelenggarakan satu hari penuh di alam terbuka bagi para siswanya.

Ide ini muncul dalam rapat koordinasi pendidikan provinsi pada akhir November 2025, di mana Dedi menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan pada gadget dan memperkuat rasa kebangsaan melalui pengalaman langsung dengan lingkungan alam.

“Sehari di alam bukan sekadar keluar kelas, melainkan upaya menumbuhkan kecintaan pada tanah air, mengenal keanekaragaman hayati, serta memahami budaya lokal,” ujar Dedi dalam sambutannya dilansir dari situs resmi bappeda.jabarprov.go.id.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan menjadi bagian dari kurikulum informal yang dapat diintegrasikan dengan mata pelajaran seperti Ilmu Pengetahuan Alam, Sejarah, dan Seni Budaya.

Usulan ini mendapat respon positif dari sejumlah pihak, termasuk Dinas Pendidikan Jawa Barat dan organisasi lingkungan hidup.

Mereka menilai bahwa program “Sehari di Alam” dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, mengurangi stres belajar, serta memperkuat ikatan sosial antar siswa.

Beberapa sekolah pilot telah mulai menyiapkan outing ke kawasan hutan, kebun raya, dan situs bersejarah di sekitar Bandung dan sekitarnya.

Dedi juga mengimbau orang tua dan guru untuk mendukung pelaksanaan program ini dengan mengurangi penggunaan gawai selama kegiatan lapangan.

“Mari kita beri kesempatan kepada anak-anak untuk belajar dari alam, bukan hanya dari layar,” tutupnya.

Ancaman Generasi Gawai dan Keterputusan dengan Alam

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai bahwa anak-anak zaman sekarang sedang menghadapi krisis identitas dengan lingkungannya.

Mereka kehilangan koneksi dengan alam, yang secara ironis merupakan tanah air mereka sendiri.

Ia menyoroti gaya hidup modern yang menjauhkan anak-anak dari pengalaman langsung dengan bumi.

“Masalah anak-anak kita hari ini apa? Dia tidak mengenal tanahnya. Sejak lahir, kakinya belum pernah menyentuh tanah, tak pernah berlari di pematang sawah, tak pernah mandi di sungai, dan seluruh waktunya dihabiskan bersama gawai,” tuturnya.

Inilah yang menjadi latar belakang usulan agar siswa mengalokasikan satu hari per minggu untuk meninggalkan bangku sekolah dan beralih ke alam bebas.

Kebijakan ini masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut, namun diharapkan dapat segera diimplementasikan pada tahun ajaran 2026/2027.

Jika berhasil, Jawa Barat dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam mengintegrasikan pendidikan berbasis alam ke dalam sistem pendidikan formal.***

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:39 WIB

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Berita Terbaru