Gubernur Jabar, Kapolda Beserta Pangdam III/Siliwangi Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025, Persiapan Pengamanan Jelang Mudik Lebaran 1446 H

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat bersama Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025

Gubernur Jawa Barat bersama Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025

 

Deltanusantara.com – Gubernur Jabar bersama Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 di Gasibu Bandung, Kamis, (20/3/2025).

Apel ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, serta memperkuat sinergisitas dengan seluruh stakeholder terkait, demi keberhasilan pengamanan mudik Lebaran dan perayaan Idul Fitri 1446 H.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Gubernur Jawa Barat disampaikan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia, atau sekitar 146,48 juta orang.

Namun, ia menambahkan bahwa jumlah tersebut diperkirakan bisa lebih besar mengingat pengalaman tahun – tahun sebelumnya, di mana jumlah pemudik yang sebenarnya jauh melebihi angka survei.

Selain itu, sejumlah kebijakan pemerintah seperti diskon tarif tiket dan tol, kebijakan kerja dari mana saja (work from anywhere), serta perpanjangan masa libur sekolah, diyakini akan memudahkan masyarakat dalam melaksanakan mudik.

Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi antara 28 hingga 30 Maret 2025, dan puncak arus balik pada 5 hingga 7 April 2025.

Untuk itu, Polri bersama TNI dan seluruh instansi terkait menggelar Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2025”, yang mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”.

Operasi ini akan berlangsung dari 23 Maret hingga 8 April 2025 di 8 Polda Prioritas dan dari 26 Maret hingga 8 April 2025 di 28 Polda lainnya.

Operasi Ketupat 2025 melibatkan sekitar 164.298 personel gabungan yang ditempatkan di 2.835 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu.

Sebanyak 126.736 objek pengamanan akan diawasi, termasuk masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Gubernur Jabar juga mengingatkan agar semua pihak mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, dan penghentian proyek konstruksi selama periode mudik.

Selain itu, rekayasa lalu lintas berupa pemberlakuan ganjil-genap, contra flow, dan one way system akan diterapkan berdasarkan analisa CCTV dan laporan petugas di lapangan.

Tak hanya itu, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM juga menjadi perhatian penting.

Pemerintah memastikan distribusi pasokan berjalan dengan lancar dan akan menindak tegas pelaku penimbunan.

Gubernur juga mengimbau agar pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan dengan ramah dan responsif.

Ia menegaskan agar Petugas di lapangan diharapkan memberikan edukasi kepada pengemudi untuk beristirahat guna menghindari microsleep, serta memastikan kondisi kendaraan dan kelengkapan rambu-rambu dan lampu penerangan jalan.

Sementara itu, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K selaku Kabid Humas Polda Jabar, dalam wawancara dengan media, menyampaikan bahwa Polda Jabar beserta seluruh instansi terkait akan menggelar Operasi Ketupat Lodaya 2025.

Operasi ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri.

Selama 17 hari, operasi ini melibatkan sekitar 24.976 personel, dengan 341 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pelayanan dan terpadu.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jabar mengungkapkan bahwa Polda Jabar telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kemacetan dan kecelakaan selama arus mudik.

Tim urai macet yang terdiri dari Polwan dan TNI akan ditempatkan di beberapa titik rawan kemacetan. Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti contraflow, one way, dan ganjil-genap akan diterapkan guna melancarkan arus kendaraan.

Kedua pejabat ini juga mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati meskipun arus lalu lintas lancar, dan tetap waspada terhadap potensi kecelakaan yang bisa terjadi akibat kecepatan tinggi.

Dengan adanya sinergi antara berbagai instansi, Operasi Ketupat 2025 diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran, serta memastikan kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 1446 H.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com l

ainnya di GoogleNews.

Editor : Gerry

Sumber Berita : Moh Asep

Berita Terkait

KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Mulai Juli 2026, Indonesia Setop Impor Solar Seiring Implementasi B50 Berbasis Sawit
Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar
KPK Telusuri Aset Tersangka Kasus RPTKA Kemnaker, Fokus Pemulihan Kerugian Negara
Menggabungkan Perencanaan dan Eksekusi: Ujian Besar Proyek Kereta Api Era Prabowo
Kabar Baik! Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Ini Rincian Besaran dan Ketentuannya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 06:55 WIB

KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader

Kamis, 23 April 2026 - 21:42 WIB

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Selasa, 21 April 2026 - 21:38 WIB

Mulai Juli 2026, Indonesia Setop Impor Solar Seiring Implementasi B50 Berbasis Sawit

Selasa, 21 April 2026 - 21:13 WIB

Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar

Selasa, 21 April 2026 - 20:05 WIB

KPK Telusuri Aset Tersangka Kasus RPTKA Kemnaker, Fokus Pemulihan Kerugian Negara

Berita Terbaru

Bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada 1 Juli 2026.

Nasional

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:42 WIB