Dedi Mulyadi Gandeng 1.015 Sekolah Swasta untuk Tampung Puluhan Ribu Siswa

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan program beasiswa bagi hingga 80 ribu calon murid yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan program beasiswa bagi hingga 80 ribu calon murid yang tidak tertampung di sekolah negeri.

DN.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan program beasiswa bagi hingga 80 ribu calon murid yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan 1.015 sekolah swasta di berbagai daerah di Jawa Barat. Kamis (25/6/2026).

Langkah tersebut menjadi solusi untuk memastikan lulusan jenjang sebelumnya tetap memperoleh akses pendidikan menengah meski terkendala keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Komitmen kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sekolah-sekolah swasta ditandai dengan penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Gedung Pakuan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, ribuan sekolah swasta telah menyatakan kesiapannya menampung calon murid yang terdata dalam Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong LPM Jadi Motor Pembangunan Desa dan Penggerak Ekonomi Warga

“Sudah ada mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan untuk menyalurkan sekitar 70 ribu sampai 80 ribu siswa yang terdata di PCMB agar mendapatkan beasiswa dari pemerintah provinsi,” ujar Dedi.

Menurutnya, keterlibatan 1.015 sekolah swasta menjadi bukti nyata dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan di Jawa Barat.

“Jumlah sekolah yang bersedia menandatangani kesepakatan dan hadir secara fisik mencapai 1.015 sekolah.

Jadi, opini yang menyatakan sekolah swasta tidak bersedia bekerja sama, hari ini tidak terbukti,” tegasnya.

Melalui program tersebut, bantuan diberikan dalam bentuk beasiswa perorangan yang tercatat atas nama masing-masing siswa.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung biaya pendidikan penerima beasiswa dengan menyalurkan pembayaran langsung kepada sekolah tempat siswa menempuh pendidikan.

Baca Juga:  Dana Posyandu Disikat! Eks Kades di Garut Masuk Bui, Uang Desa Dipakai Bayar Utang

Beasiswa ini bersifat perorangan. Siswanya tercatat. Provinsi Jawa Barat menjadi orang tua dari siswa tersebut.

“Karena menjadi orang tua, maka pemerintah yang membayarkan biaya pendidikan ke sekolah,” jelas Dedi.

Setiap penerima beasiswa akan memperoleh bantuan uang bangunan sebesar Rp1,5 juta serta bantuan pendidikan bulanan sebesar Rp100 ribu.

Selain membantu peserta didik, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui program sertifikasi guru di sekolah swasta yang menjadi mitra program.

Dedi memastikan anggaran untuk pelaksanaan program tersebut telah tersedia dan dapat dialokasikan melalui penyesuaian sejumlah kegiatan yang belum dapat direalisasikan.

Baca Juga:  Viral Anggota Polri Pengemudi Alphard Bersujud dan Push-up Minta Maaf ke Satpam Bundaran HI, Akui Bersikap Arogan

“Dananya sudah ada, tinggal dilakukan pergeseran. Ada alokasi yang belum bisa dilaksanakan, misalnya pembangunan sekolah yang masih terkendala sertifikat lahan.

Anggaran tersebut bisa dialihkan dan segera dimanfaatkan,” ungkapnya.

Jumlah penerima bantuan diperkirakan mencapai maksimal 80 ribu siswa sesuai data dalam Pemetaan Calon Murid Baru.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih akan melakukan pemutakhiran data setelah seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dilaksanakan.

Program ini diharapkan mampu memberikan kepastian akses pendidikan bagi para calon murid sekaligus menekan angka putus sekolah akibat terbatasnya daya tampung sekolah negeri.***

 

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Jabar.go.id

Berita Terkait

Sasar Hiburan Malam di Subang, Tim Gabungan Gelar Tes Urine hingga Amankan Dua Pengedar Sabu
Kantongi Ratusan Butir Tramadol, Seorang Pria di Bogor Barat Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Warga
Edi Askari Ajak Siswa MA Al-Istiqomah Pahami Demokrasi dan Kepemimpinan Berintegritas
Tamu Bisnis Mengaku Ditolak Masuk Klaster Elit di Bandung, Security Minta Surat dari Kepolisian
Pemprov Jabar Siapkan Pelatihan Berbasis SMK, Penuhi Kebutuhan 8.000 Pekerja VinFast Subang pada 2027
Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi Mengemban Amanah Baru sebagai Wakapolda Jabar
Stadion Si Jalak Harupat Direnovasi 2027, Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung Siapkan Standar Internasional
Irjen Pol. Hengki Resmi Pimpin Polda Jabar, Siap Lanjutkan Program dan Benahi Pekerjaan Rumah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sasar Hiburan Malam di Subang, Tim Gabungan Gelar Tes Urine hingga Amankan Dua Pengedar Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kantongi Ratusan Butir Tramadol, Seorang Pria di Bogor Barat Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Edi Askari Ajak Siswa MA Al-Istiqomah Pahami Demokrasi dan Kepemimpinan Berintegritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Tamu Bisnis Mengaku Ditolak Masuk Klaster Elit di Bandung, Security Minta Surat dari Kepolisian

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi Mengemban Amanah Baru sebagai Wakapolda Jabar

Berita Terbaru