Ulang Tahun Subang Ke-77, Dedi Mulyadi: Kesalahan Periode Lalu Bikin Berantakan, Benahi Tata Ruang!

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi: Subang menjadi berantakan karena ada kesalahan dalam menyusun tata ruang di periode lalu.

Dedi Mulyadi: Subang menjadi berantakan karena ada kesalahan dalam menyusun tata ruang di periode lalu.

 

Deltanusantara.com – Usia Kabupaten Subang sudah sangat tua, 77 tahun. Banyak hal yang harus segera kita benahi, orang Subang bilangnya ngabret dibawah kepemimpinan Kang Rey (Bupati Subang Reynaldy),” kata Dedi pada unggahan di akun media sosialnya. Rabu (9/4/2025).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pun meminta Pemkab Subang berlari untuk melakukan pembenahan di berbagai sektor secara total.

Dia meminta Bupati Subang membenahi birokrasi agar lebih melayani, bukan birokrasi yang dilayani. Ia menyampaikan, infrastruktur jalan di beberapa wilayah sangat buruk.

Dedi meminta Pemkab membenahi dengan mengoptimalkan belanja daerah, dan diutamakan untuk belanja transformasi publik yaitu belanja pembangunan jalan.

“Harus membenahi tata ruang karena ada kesalahan dalam menyusun tata ruang di periode lalu. Hal ini mengakibatkan Subang menjadi berantakan.

Wilayah utara berantakan, sawah-sawahnya berubah menjadi kawasan permukiman sehingga mengancam ekosistem pangan,” ucap Dedi.

Di sebelah selatan, lanjut dia, area perkebunan berubah menjadi bangunan-bangunan tak beraturan.

Dulu hamparan kebun teh hijau yang indah, hari ini berubah menjadi bangunan-bangunan kumuh yang tidak memiliki makna filosofi, histori bagi kehidupan.

“Sehingga keindahan arah Ciater, Lembang hari ini sirna,” ujarnya.

Hal lain yang harus dibenahi, menurut dia, penataan pengelolaan sampah yang agak berat.

Sampah harus segera dibenahi, caranya tiap desa dan kelurahan harus membuat sistem pengelolaan sampah mandiri.

“Kampung nelayan juga harus dibenahi. Sentra produksi perikanan harus terus didorong karena Subang memiliki kelengkapan, punya daerah dingin dan panas, punya gunung dan punya laut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi meminta pemerintah daerah kembali menata perkebunan nanas yang menjadi sentra produksi masyarakat Subang di wikayah selatan.

Pemda didorong membuka kembali perkebunan namun tidak berebut dengan areal pertambangan.

Hal lain yang disoroti Dedi yakni banjir di Subang selatan. Menurut nya ini yang hal aneh.

“Di selatan Subang hari ini banjir, ini aneh. Padahal banjir rata-rata di utara. Artinya ada ekosistem yang rusak, ada tata kelola lingkungan yang rusak diakibatkan tata kelola pemerintahan yang rusak,” jelasnya.***

 

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:39 WIB

Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:11 WIB

338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Berita Terbaru